Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Tangsel Gaspol! UMKM Didorong Naik Kelas, Jadi Mesin Utama Ekonomi Daerah

Laporan: CAREP-02
Senin, 13 April 2026 | 21:41 WIB
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie memamerkan produk UMKM - Foto: Dok Pemkot Tangsel -
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie memamerkan produk UMKM - Foto: Dok Pemkot Tangsel -

RMBANTEN.COM — Tangsel — Pemerintah Kota Tangerang Selatan tancap gas memperkuat sektor UMKM. Tak main-main, berbagai program digelontorkan—mulai dari pelatihan, digitalisasi, hingga akses pembiayaan—demi mendorong pelaku usaha naik kelas.
 

Langkah ini bukan sekadar program rutin. Ini strategi besar menjaga denyut ekonomi lokal di tengah tekanan global.
 

UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi
 

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menegaskan posisi UMKM sangat krusial.
 

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Pemerintah akan terus hadir memberi dukungan,” tegasnya, Senin (13/4/2026).
 

Dengan jumlah pelaku usaha mencapai puluhan ribu, sektor ini dinilai punya daya dorong besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.
 

Program Lengkap: Dari Pelatihan hingga Digitalisasi
 

Pemkot Tangsel menjalankan berbagai strategi:
 

1. Pelatihan peningkatan kapasitas 

2. Pendampingan usaha 

3. Digitalisasi pemasaran 

4. Akses pembiayaan lebih mudah 
 

Tujuannya jelas: UMKM tidak hanya bertahan, tapi berkembang dan kompetitif.
 

Dorong Inovasi, Manfaatkan Fasilitas
 

Benyamin juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak pasif.
 

Ia mendorong UMKM untuk terus berinovasi dan memanfaatkan fasilitas yang sudah disediakan, termasuk ruang promosi dan pengembangan produk.
 

Dinkop UKM: UMKM Harus Naik Level
 

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel, Bachtiar Priyambodo, menegaskan pihaknya fokus pada penguatan kapasitas dan akses pasar.
 

“Kami ingin UMKM tidak hanya bertahan, tapi benar-benar naik kelas,” ujarnya.
 

Pendekatan dilakukan dari hulu ke hilir—mulai dari SDM hingga pemasaran digital agar produk lokal bisa menembus pasar lebih luas.
 

Kolaborasi Jadi Kunci
 

Pemkot menilai, penguatan UMKM tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan stakeholder lain menjadi faktor penentu.
 

Ekosistem yang kuat dan berkelanjutan menjadi target utama.
 

Dengan strategi yang terus diperkuat, Tangsel optimistis UMKM akan menjadi motor utama ekonomi kerakyatan.
 

Pesannya jelas: UMKM bukan lagi pelengkap, tapi pemain utama dalam menggerakkan ekonomi daerah.rajamedia

Komentar: