Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Safari Ramadan Tangsel: Ibadah Jalan, Pelayanan Tak Boleh Kendor

Laporan: Firman
Senin, 02 Maret 2026 | 04:17 WIB
Wagub Banten Dimyati Natakusumah dan Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan saat Safari Ramadan di Tangsel - Foto: Dok Pemkot Tangsel -
Wagub Banten Dimyati Natakusumah dan Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan saat Safari Ramadan di Tangsel - Foto: Dok Pemkot Tangsel -

RMBANTEN.COM - Tangsel — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di Masjid Islamic Center Baiturrahmi, Jumat (27/2/2026). Agenda Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Banten bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan bukan sekadar buka puasa bersama. Ada pesan tegas di balik lantunan doa: pelayanan publik tak boleh melempem selama Ramadan.
 

Safari ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi. Pemerintah ingin memastikan, ibadah tetap khusyuk, tetapi roda pembangunan tetap berputar.
 

Pilar: OPD Jangan Kendor!
 

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengapresiasi kehadiran jajaran Pemprov Banten. Menurutnya, safari Ramadan adalah tradisi baik untuk memperkuat ukhuwah islamiah sekaligus sinergi program pembangunan.
 

“Ini agenda rutin silaturahmi pemerintah dan masyarakat. Mudah-mudahan memperkuat ukhuwah islamiah kita dan kerja sama pembangunan Provinsi Banten maupun Tangerang Selatan,” ujar Pilar melansir laman resmi Pemkot Tangsel.
 

Namun Pilar tak berhenti pada pesan religius. Ia langsung memberi instruksi tegas kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
 

Progres kerja harus tetap dikejar. Evaluasi rutin wajib jalan. Penertiban baliho, billboard, hingga bangunan tak berizin harus tetap dilakukan.
 

“Selama bulan Ramadan ini jangan kendor. Pelayanan publik harus tetap terjaga,” tegasnya.
 

Pesannya jelas: puasa bukan alasan menurunkan ritme pelayanan.
 

Wagub Dimyati: Tangsel Harus Kompak
 

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah menekankan bahwa Safari Ramadan adalah momentum memperkuat persatuan.
 

Ia mengingatkan posisi strategis Tangerang Selatan sebagai wilayah penyangga Ibu Kota. Karena itu, semangat kebersamaan harus dijaga.
 

“Orang Tangsel, orang Banten itu harus akur, harus sopan dan santun. Jaga persatuan, kesatuan, kebersamaan dan kekeluargaan,” pesannya.
 

Menurutnya, Ramadan adalah bulan berbagi, bulan mempererat tali sosial, sekaligus waktu tepat memperkuat solidaritas masyarakat.
 

Baznas Salurkan Rp233 Juta
 

Tak hanya seremonial, Safari Ramadan juga diisi aksi nyata. Baznas Provinsi Banten menyalurkan bantuan senilai Rp233 juta kepada para penerima manfaat di Tangerang Selatan.
 

Bantuan tersebut menyasar Al-Fuqara wa Al-Masakin, penyandang disabilitas, yatim piatu, hingga dukungan sarana dan prasarana peribadatan.
 

“Karena ini bulan berbagi, kita salurkan bantuan kepada yang membutuhkan,” ujar Dimyati.
 

Ramadan Jadi Momentum Evaluasi
 

Safari Ramadan kali ini menegaskan satu hal: bulan suci bukan sekadar agenda spiritual, tetapi juga momentum evaluasi kinerja.
 

Pemkot Tangsel memastikan ritme pembangunan dan pelayanan publik tetap optimal. Pemerintah ingin memastikan warga tetap nyaman, pembangunan tetap berjalan, dan kesejahteraan terus meningkat.
 

Ramadan boleh membuat tempo hidup lebih tenang. Tapi bagi birokrasi di Tangsel, kerja harus tetap kencang.rajamedia

Komentar: