Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Tidak Mau Seremoni! Prabowo Minta Kepala Daerah Tidak Kerahkan Rakyat

Laporan: Raja Media Network
Jumat, 31 Juli 2026 | 11:38 WIB
Presiden Prabowo Subianto - Foto: Dok. Setkab RI -
Presiden Prabowo Subianto - Foto: Dok. Setkab RI -

RMBANTEN.COM – Jateng - Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan pesan tegas kepada seluruh kepala daerah agar tidak lagi mengerahkan masyarakat untuk menyambut setiap kunjungan kerjanya ke daerah.
 

Bagi Prabowo, tugas pemerintah adalah melayani rakyat, bukan justru merepotkan mereka demi seremoni penyambutan presiden.
 

Pesan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Akad Massal KPR Sejahtera FLPP di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).
 

"Saya mohon para gubernur, bupati kalau saya datang tidak perlu dikerahkan rakyat supaya menyambut saya," tegas Prabowo.

Rakyat Jangan Jadi Penonton Seremoni
 

Prabowo mengaku selalu senang bertemu langsung dengan masyarakat di setiap daerah yang dikunjunginya. Namun, ia menegaskan pertemuan itu harus lahir dari keinginan masyarakat sendiri, bukan karena mobilisasi aparat.
 

Menurutnya, tidak pantas jika warga harus menunggu berjam-jam di bawah terik matahari hanya untuk menyambut kedatangan presiden.
 

"Saya senang bertemu rakyat kalau memang dia ingin menyambut saya juga. Tapi kalau dikerahkan, saya kasihan. Dia menunggu berjam-jam di panas itu," ujarnya.

Fokus Bekerja, Bukan Seremoni
 

Presiden menegaskan pemerintah saat ini harus lebih mengutamakan kerja nyata dibandingkan pencitraan atau seremoni penyambutan.
 

Ia mengajak seluruh kepala daerah dan jajaran pemerintah memusatkan energi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
 

"Kita bekerja sama untuk kepentingan rakyat. Tidak perlu penyambutan yang berlebihan," kata Prabowo.
 

Biarkan Kinerja yang Bicara
 

Prabowo optimistis masyarakat mampu menilai sendiri kesungguhan pemerintah dalam bekerja.
 

Menurutnya, kepercayaan publik tidak dibangun melalui keramaian penyambutan, melainkan melalui hasil kerja yang benar-benar dirasakan rakyat.
 

"Saya yakin rakyat tahu pemerintah yang sekarang bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia. Kita tidak ada kepentingan lain," tandasnya.

RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: