Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

CKG Tangsel Tembus 53 Persen, Pemkot Gelar Evaluasi!

Laporan: Firman
Senin, 14 September 2026 | 17:02 WIB
Suasana CKG di Kota Tangerang Selatan - Foto: Dok Pemkot Tngsel -
Suasana CKG di Kota Tangerang Selatan - Foto: Dok Pemkot Tngsel -

RMBANTEN.COM – Tangerang Selatan – Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk terus memperkuat Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) agar masyarakat semakin mudah mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.
 

Menurut Benyamin, pemeriksaan dan deteksi dini menjadi langkah penting untuk menemukan faktor risiko maupun penyakit sebelum berkembang lebih serius.
 

“Pemeriksaan kesehatan ini penting untuk mengetahui kondisi masyarakat sejak awal. Kalau ditemukan ada faktor risiko atau penyakit, bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Benyamin mengutip laman resmi Pemkot Tangsel, Senin (14/9/2026).
 

Capaian CKG Sudah 53 Persen
 

Hingga akhir Agustus 2026, cakupan CKG di Kota Tangerang Selatan telah mencapai 53 persen dari sasaran. Angka tersebut meningkat dari 48 persen pada 24 Agustus 2026.
 

Pemkot Tangsel terus mendorong cakupan pemeriksaan hingga mencapai 100 persen sasaran, sehingga semakin banyak warga mendapatkan kesempatan melakukan deteksi dini.
 

Dinkes Evaluasi Pelaksanaan CKG
 

Untuk memastikan program berjalan optimal, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menggelar Evaluasi Pelaksanaan CKG pada 8–10 September 2026.
 

Evaluasi melibatkan Dinas Kesehatan Tangsel dan penanggung jawab program dari seluruh UPTD Puskesmas se-Kota Tangerang Selatan. Kegiatan juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Banten.
 

Tak Hanya Skrining, Tapi Harus Ditindaklanjuti
 

Evaluasi mencakup skrining dan tatalaksana penyakit tidak menular, strategi tindak lanjut, kesehatan jiwa, serta pelaksanaan CKG di lingkungan sekolah.
 

Pemkot juga memastikan hasil pemeriksaan tidak berhenti sebagai data skrining, tetapi menjadi dasar untuk mendapatkan pelayanan dan penanganan sesuai kebutuhan.
 

Data CKG Jadi Dasar Kebijakan
 

Pengelolaan data melalui ASIK CKG (Aplikasi Sehat IndonesiaKu) turut menjadi perhatian. Data CKG umum maupun CKG sekolah dievaluasi agar hasil pemeriksaan terdokumentasi secara baik.
 

Data tersebut menjadi dasar untuk melihat kondisi kesehatan masyarakat, menganalisis faktor risiko, sekaligus menyusun perencanaan pelayanan kesehatan.
 

Targetnya: Kesehatan Warga Lebih Terpantau
 

Evaluasi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan indikator CKG dan penyusunan rencana tindak lanjut di tingkat puskesmas.
 

Dengan penguatan program ini, Pemkot Tangsel ingin memastikan CKG bukan sekadar pemeriksaan gratis, tetapi menjadi pintu masuk deteksi dini, penanganan cepat, dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: