Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Kritik AHY Bukan Masalah! Prabowo: Demokrat Komitmen Bekerja Untuk Rakyat

Laporan: Raja Media Network
Kamis, 10 September 2026 | 21:32 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat pidato pada puncak perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026). - Foto: Dok Setkab RI -
Presiden Prabowo Subianto saat pidato pada puncak perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026). - Foto: Dok Setkab RI -

RMBANTEN.COM — Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menilai pidato Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menunjukkan komitmen kuat Demokrat untuk bekerja bersama pemerintah demi kepentingan rakyat.
 

Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada puncak perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
 

Prabowo: Demokrat Ingin Bekerja untuk Rakyat
 

Prabowo menegaskan, terlepas dari berbagai penilaian publik terhadap pidato AHY, yang terpenting adalah adanya komitmen untuk bersama-sama menjalankan pemerintahan demi kepentingan masyarakat.
 

"Yang jelas, beliau tegas menyampaikan itikad beliau dan itikad Partai Demokrat bersama-sama bekerja untuk rakyat," ujar Prabowo.
 

Menurut Presiden, sikap tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kerja sama politik pemerintahan sekaligus memastikan agenda pembangunan tetap berorientasi pada kepentingan rakyat.
 

Pidato AHY Sempat Jadi Sorotan
 

Prabowo mengakui pidato AHY sebelumnya sempat menarik perhatian publik. Sejumlah kalangan bahkan menilai pernyataan AHY sebagai kritik tajam terhadap jalannya pemerintahan.
 

"Memang kemarin itu, ada kalangan yang menilai pidato Pak AHY katanya adalah kritik tajam," ungkapnya.
 

Namun, Prabowo tidak melihat kritik sebagai persoalan. Justru, kritik dan koreksi dinilai penting dalam perjalanan sebuah bangsa yang memilih demokrasi.
 

Kritik Adalah Energi Demokrasi
 

Prabowo menegaskan kritik merupakan elemen krusial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
 

"Tapi saudara-saudara, memang bangsa yang besar, yang sudah memilih jalan demokrasi, harus berterima kasih atas kritik dan koreksi," tegas Presiden.
 

Menurut Prabowo, kritik yang disampaikan secara konstruktif dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki jalannya pemerintahan dan memastikan kebijakan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
 

Ia juga mengapresiasi tema HUT ke-25 Partai Demokrat yang mengusung misi memajukan ekonomi rakyat, menegakkan keadilan, serta menjaga demokrasi tetap hidup.
 

Bagi Prabowo, agenda tersebut bukan hanya kepentingan Partai Demokrat, melainkan menjadi tanggung jawab bersama pemerintah dan seluruh kekuatan politik yang mendukung pemerintahan.
 

Prabowo Kenang Dukungan Demokrat
 

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengenang perjalanan dukungan Partai Demokrat yang telah terjalin sejak Pilpres 2019 hingga 2024.
 

Ia secara khusus mengapresiasi peran Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang disebutnya turun langsung ke lapangan untuk memberikan dukungan.
 

"Saya berterima kasih atas dukungan Partai Demokrat, 2019, 2024, sampai Presiden SBY pun turun ke lapangan, turun bersama-sama berkampanye," kata Prabowo.
 

Menurut Prabowo, dukungan tersebut berakar dari kesamaan cita-cita dan prinsip dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat luas.
 

AHY Tegaskan Demokrat Tetap Mengawal
 

Sebelumnya, AHY dalam pidato politiknya menegaskan posisi Partai Demokrat sebagai mitra andal dalam pemerintahan Prabowo Subianto.
 

Demokrat, kata AHY, akan mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat. Namun, partainya juga akan tetap kritis terhadap kebijakan yang dinilai masih belum sempurna.
 

AHY menilai kebijakan yang belum optimal bukan untuk dijauhi, melainkan perlu dibantu untuk diperbaiki demi kepentingan nasional.
 

Sikap tersebut sekaligus menegaskan bahwa kritik dan dukungan dapat berjalan beriringan dalam pemerintahan demokratis.
 

Beda Pandangan Jangan Pecah Persatuan
 

Prabowo pada akhirnya mengingatkan bahwa perbedaan pandangan maupun kritik tidak boleh merusak semangat persatuan nasional.
 

Demokrasi, menurutnya, membutuhkan ruang untuk kritik dan koreksi. Namun, seluruh perbedaan harus tetap diarahkan pada tujuan yang sama, yakni memperkuat pemerintahan dan menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat.
 

Kritik bukan ancaman. Kritik adalah bagian dari demokrasi—selama tetap berpijak pada kepentingan bangsa dan rakyat.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: