Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Mendikdasmen Puji Program Sekolah Gratis di Banten: Bisa Jadi Model Nasional!

Laporan: Firman
Minggu, 10 Mei 2026 | 08:04 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu’ti bersama Gubernur Banten Andra Soni saat membuka Gebyar Lomba Talenta Siswa 2026 di Stadion Benteng Reborn, Sabtu (9/5/2026). - Foto: Dok Adpimpro Banten -
Mendikdasmen Abdul Mu’ti bersama Gubernur Banten Andra Soni saat membuka Gebyar Lomba Talenta Siswa 2026 di Stadion Benteng Reborn, Sabtu (9/5/2026). - Foto: Dok Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM - Kota Tangerang - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengapresiasi Program Sekolah Gratis bagi SMA, SMK, dan SKh swasta yang dijalankan Pemerintah Provinsi Banten sejak 2025.
 

Menurut Mu’ti, kebijakan yang digagas Gubernur Andra Soni itu menjadi langkah penting untuk membuka akses pendidikan lebih luas bagi seluruh anak di Banten.
 

“Dengan program ini, anak-anak Banten punya kesempatan yang sama mendapatkan akses pendidikan,” kata Mu’ti usai membuka Gebyar Lomba Talenta Siswa 2026 di Stadion Benteng Reborn, Sabtu (9/5/2026).
 

Tekan Angka Putus Sekolah
 

Mu’ti menilai program sekolah gratis untuk swasta dapat meningkatkan angka partisipasi sekolah.
 

Ia menyoroti masih banyak anak Indonesia yang belum bisa melanjutkan pendidikan karena kendala ekonomi.
 

Menurutnya, langkah Banten bisa menjadi contoh bagi daerah lain.
 

Program Dinilai Layak Diduplikasi
 

Mendikdasmen bahkan menyebut program tersebut layak diterapkan secara nasional.
 

Tidak hanya sekolah negeri, kata dia, sekolah swasta juga perlu mendapat dukungan agar akses pendidikan makin merata.
 

“Program seperti ini bisa diduplikasi daerah lain,” ujarnya.
 

Faktor Putus Sekolah Tak Hanya Ekonomi
 

Meski begitu, Mu’ti menegaskan faktor ekonomi bukan satu-satunya penyebab anak putus sekolah.
 

Ia menyebut persoalan jarak, budaya setempat, hingga kondisi lingkungan juga memengaruhi akses pendidikan.
 

Kementerian Dorong PKBM
 

Mu’ti mengatakan kementeriannya kini juga memperluas akses belajar melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
 

Pembelajaran, kata dia, tak lagi hanya bergantung pada sekolah formal.
 

Andra Soni Beberkan Alasan Program Diluncurkan
 

Sementara itu, Andra Soni menjelaskan kapasitas sekolah negeri di Banten belum mampu menampung seluruh lulusan SMP setiap tahun.
 

Jumlah SMA negeri di Banten saat ini hanya sekitar 271 sekolah dengan kapasitas terbatas.
 

Karena itu, Pemprov Banten menggandeng sekolah swasta melalui program pendidikan gratis yang dibiayai APBD.
 

Ribuan Siswa Sudah Jadi Penerima Manfaat
 

Pada tahap awal, program tersebut menyasar siswa kelas X.
 

Sebanyak 6.705 siswa dari 801 sekolah swasta tercatat menjadi penerima manfaat.
 

“Tahun ini akan kami kembangkan juga ke Madrasah Aliyah,” kata Andra.
 

Masuk Program Strategis Daerah
 

Andra menegaskan pendidikan gratis menjadi salah satu program strategis Pemprov Banten.
 

Ia berharap kebijakan itu dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Banten.
 

“Ini bagian dari upaya meningkatkan kualitas manusia Indonesia sesuai Asta Cita Presiden Prabowo,” ujarnya.rajamedia

Komentar: