Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Keruk Sungai Ciputat, Pemkot Tangsel Gaspol Tekan Ancaman Banjir

Laporan: Firman
Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:56 WIB
DSDABMBK Kota Tangsel melakukan pengerukan Sungai Ciputat sebagai upaya meningkatkan kapasitas aliran air - Foto: Dok Pemkot Tangsel -
DSDABMBK Kota Tangsel melakukan pengerukan Sungai Ciputat sebagai upaya meningkatkan kapasitas aliran air - Foto: Dok Pemkot Tangsel -

RMBANTEN.COM – Ciputat, Tangsel - Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus menggeber langkah konkret untuk mengurangi risiko banjir. Melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK), pengerukan Sungai Ciputat kembali dilakukan sebagai upaya meningkatkan kapasitas aliran air.
 

Pengerjaan yang berlangsung pada Kamis (30/7/2026) itu dipusatkan di kawasan Pondok Hijau, salah satu titik yang selama ini menjadi perhatian dalam pengendalian banjir.
 

Angkat Sedimentasi, Lancarkan Aliran Sungai
 

Pengerukan difokuskan untuk mengangkat endapan sedimentasi yang selama ini mempersempit badan sungai dan menghambat aliran air.
 

Dengan kapasitas sungai yang kembali optimal, potensi luapan air saat hujan deras diharapkan dapat ditekan sehingga genangan di kawasan permukiman sekitar bisa diminimalkan.
 

Koordinator Pemeliharaan Alat Berat dan Saluran Air Bidang Operasi dan Pemeliharaan Sungai DSDABMBK, Jupri, menjelaskan pekerjaan dilakukan pada ruas Sungai Ciputat yang membentang dari kawasan Pengasinan hingga Bendung Ciputat.
 

Saat ini, pengerjaan difokuskan di bagian hulu, tepatnya di kawasan Pondok Hijau.
 

"Diharapkan kegiatan ini dapat mengurangi potensi luapan air di wilayah Pondok Hijau, Inhutani, Flyover Ciputat, Cipayung, hingga Kompleks Perumahan Narada," ujar Jupri dikutip dari laman resmi Pemkot Tangsel.
 

Dilanjutkan ke Hilir Sungai
 

Setelah pengerjaan di kawasan hulu selesai, tim akan melanjutkan pengerukan ke bagian hilir Sungai Ciputat, tepatnya di kawasan Perumahan Ciputat Baru.
 

Langkah ini diharapkan memperluas jangkauan pengendalian banjir sehingga semakin banyak kawasan permukiman yang terlindungi dari ancaman genangan ketika intensitas hujan meningkat.
 

Perawatan Rutin Cegah Sungai Dangkal
 

Jupri menegaskan, pengerukan sungai merupakan program pemeliharaan rutin yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
 

Menurutnya, sedimentasi yang terus menumpuk akan mengurangi daya tampung sungai sekaligus menghambat aliran air. Karena itu, pengerukan berkala menjadi langkah penting agar sungai tetap mampu menyalurkan debit air secara maksimal.
 

Komitmen Tangsel Kurangi Risiko Banjir
 

Melalui program pemeliharaan Sungai Ciputat ini, Pemkot Tangsel menegaskan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur pengendalian banjir.
 

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya menjaga fungsi sungai tetap optimal, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Ciputat.
 

RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: