Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Hari OTDA! Tangsel Siap Jadi Kota Inovatif dan Pelayanan Nomor Satu

Laporan: CAREP-02
Selasa, 28 April 2026 | 06:13 WIB
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan saat menghadiri peringatan Hari Otda - Foto: Dok Pemkot Tangsel -
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan saat menghadiri peringatan Hari Otda - Foto: Dok Pemkot Tangsel -

RMBANTEN.COM - Tangsel - Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Tangerang Selatan tak berhenti sebagai seremoni tahunan. Pemerintah Kota Tangsel menjadikannya momentum memperkuat arah pembangunan yang inovatif, kolaboratif, dan fokus pada pelayanan publik.
 

Pesan itu ditegaskan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan saat menjadi inspektur upacara Hari Otonomi Daerah 2026 di Balai Kota Tangerang Selatan, Senin (27/4/2026).
 

Pilar: Daerah Tak Bisa Jalan Sendiri
 

Membacakan amanat Menteri Dalam Negeri, Pilar menegaskan otonomi daerah adalah instrumen penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat layanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga.
 

Menurutnya, keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada sinkronisasi antara pusat dan daerah.
 

“Daerah tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus menjadi mitra aktif dalam merancang dan menjalankan kebijakan yang relevan dengan potensi lokal,” tegas Pilar.
 

Enam Agenda Strategis Jadi Fokus
 

Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, Pilar menyoroti enam agenda penting yang wajib diperkuat pemerintah daerah:
 

1. Integrasi perencanaan dan penganggaran 

2. Reformasi birokrasi berbasis hasil 

3. Penguatan kemandirian fiskal 

4. Kolaborasi antarwilayah 

5. Fokus pada layanan dasar 

6. Stabilitas dan ketahanan daerah 
 

Banjir sampai Pangan Tak Bisa Ditangani Sendiri
 

Pilar mengingatkan tantangan pembangunan modern semakin kompleks. Mulai dari pengelolaan lingkungan, pengendalian banjir, ketahanan pangan, hingga transformasi digital.
 

Menurutnya, persoalan seperti itu tak bisa diselesaikan secara parsial oleh satu daerah saja.
 

“Banyak persoalan bersifat lintas wilayah, sehingga kolaborasi antar daerah menjadi keniscayaan,” ujarnya.
 

Tangsel Dorong Digitalisasi Layanan
 

Dalam mendorong transformasi pembangunan, Pemkot Tangsel terus mengembangkan berbagai inovasi daerah.
 

Fokus utama diarahkan pada digitalisasi layanan pemerintahan dan penguatan kanal pengaduan masyarakat yang terintegrasi, cepat, modern, dan responsif.
 

Selaras dengan Program Nasional
 

Selain itu, Pemkot Tangsel juga terus menyesuaikan langkah pembangunan dengan agenda nasional, seperti:
 

1. Swasembada pangan dan energi 

2. Pengelolaan sumber daya air 

3. Pendidikan dan kesehatan 

4. Penanganan stunting 

5. Penguatan UMKM dan kewirausahaan 
 

Pilar Ingatkan Arahan Prabowo
 

Dalam kesempatan itu, Pilar juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait efisiensi anggaran.
 

Seluruh pemerintah daerah diminta menjalankan program secara sederhana, namun berdampak langsung bagi masyarakat.
 

Tangsel Ingin Pemerintahan Adaptif
 

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 menjadi pijakan baru bagi Tangsel untuk memperkuat komitmen menghadirkan pemerintahan yang adaptif, akuntabel, dan berpihak pada rakyat.
 

“Capaian 30 tahun otonomi daerah harus menjadi energi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta pembangunan yang adil dan merata,” tutup Pilar.rajamedia

Komentar: