Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Bupati Maesyal Tantang Mahasiswa Untara: Jadi Pencipta, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi

Laporan: Iyan Sopian
Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:21 WIB
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid saat membuka Seminar dan Pameran Karya Teknik 2026 di Aula Utama Gedung Universitas Tangerang Raya (Untara), Sabtu (21/2/2026) - Prokopim Tangerang -
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid saat membuka Seminar dan Pameran Karya Teknik 2026 di Aula Utama Gedung Universitas Tangerang Raya (Untara), Sabtu (21/2/2026) - Prokopim Tangerang -

RMBANTEN.COM - Tangerang - Seminar dan Pameran Karya Teknik 2026 di Aula Utama Gedung Universitas Tangerang Raya (Untara), Sabtu (21/2/2026), tak sekadar ajang akademik. Forum itu berubah menjadi panggung seruan besar: mahasiswa teknik harus naik kelas—dari pengguna menjadi pencipta teknologi.
 

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi membuka kegiatan tersebut dan menegaskan bahwa generasi teknik hari ini hidup di era percepatan teknologi yang menuntut adaptasi cepat dan daya cipta tinggi.
 

“Jadilah pencipta, bukan sekadar pengguna. Bangsa yang besar bukan bangsa yang hanya bisa memakai teknologi, tetapi yang mampu menciptakannya,” tegas Maesyal mengutip laman resmi Pemkab Tangerang.

 

Mahasiswa Harus Jadi Motor Inovasi
 

Menurut Maesyal, mahasiswa teknik memiliki tanggung jawab strategis. Mereka bukan hanya calon pekerja industri, melainkan perancang sistem, pencipta alat, pengembang aplikasi, hingga penemu solusi teknologi tepat guna.
 

Perubahan zaman, kata dia, bergerak begitu cepat. Tanpa inovasi, daerah akan tertinggal.
 

Karena itu, mahasiswa didorong berani berdaya cipta dan mengaplikasikan hasil riset untuk kepentingan yang lebih luas, termasuk pembangunan daerah.
 

Pemkab Buka Pintu Kolaborasi
 

Maesyal memastikan Pemerintah Kabupaten Tangerang membuka ruang seluas-luasnya bagi hasil riset dan inovasi mahasiswa untuk diimplementasikan dalam program pembangunan.
 

“Kabupaten Tangerang menunggu kontribusi saudara-saudara. Kami percaya sinergi antara universitas, mahasiswa, dan pemerintah akan melahirkan inovasi yang inklusif, berkelanjutan, dan mendorong ekonomi digital di daerah,” ujarnya.

 

Kolaborasi, menurutnya, menjadi kunci agar inovasi kampus tidak berhenti di ruang laboratorium, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
 

Ajang Bangun Jejaring dan Masa Depan
 

Dalam kesempatan itu, Maesyal juga mengajak peserta seminar memanfaatkan forum sebagai ruang membangun jejaring, bertukar gagasan, sekaligus membuka peluang masa depan.
 

Ia berharap kegiatan tersebut melahirkan generasi muda yang visioner, melek teknologi, berintegritas, dan siap memberi solusi konkret bagi kemajuan Kabupaten Tangerang.
 

Apresiasi untuk Civitas Akademika
 

Di akhir sambutannya, Maesyal menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh civitas akademika Untara, khususnya BEM Fakultas Teknik yang menjadi motor penyelenggara.
 

“Semoga kegiatan ini bukan sekadar agenda akademik, tetapi wadah lahirnya inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat,” tandasnya.
 

Pesan Bupati jelas: masa depan daerah tak hanya ditentukan kebijakan pemerintah, tetapi juga kreativitas anak-anak muda yang berani mencipta.rajamedia

Komentar: