Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Andra Soni: Bela Negara Kini Dimulai dari Ruang Digital!

Laporan: Firman
Senin, 03 Agustus 2026 | 12:48 WIB
Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) IARMI Banten - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) IARMI Banten - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM  – Kota Serang -  Gubernur Banten Andra Soni mengajak Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Provinsi Banten memperluas makna bela negara sesuai tantangan zaman. Menurutnya, pengabdian kepada bangsa kini tidak hanya dilakukan di medan fisik, tetapi juga melalui ruang digital yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab.
 

Pesan itu disampaikan Andra Soni saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) IARMI Banten di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Minggu (2/8/2026).
 

IARMI Diminta Jadi Mitra Strategis Pemprov
 

Dalam sambutannya, Andra mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus IARMI Provinsi Banten yang baru dilantik.
 

Ia berharap organisasi alumni Resimen Mahasiswa tersebut mampu menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Banten dalam memperkuat nilai-nilai bela negara, meningkatkan ketahanan digital, serta mendukung percepatan pembangunan daerah.
 

"Semoga IARMI Provinsi Banten menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat nilai-nilai bela negara, meningkatkan kesamaptaan, membangun ketahanan digital, serta mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Banten," ujar Andra Soni.

Bela Negara Tak Lagi Identik dengan Perang
 

Menurut Andra, perkembangan teknologi telah membuka ruang pengabdian baru yang harus dimanfaatkan secara positif.
 

Di era digital, bela negara tidak lagi dimaknai semata-mata sebagai kesiapan menghadapi perang, tetapi juga diwujudkan melalui sikap sebagai warga digital yang cerdas, beretika, dan bertanggung jawab.
 

"Kita tidak sedang berhadapan dengan perang, tetapi bela negara tidak melulu terkait perang. Bela negara sekarang juga melalui digital," tegasnya.
 

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan media digital untuk mempromosikan potensi daerah, budaya lokal, produk dalam negeri, serta menyebarkan narasi positif tentang Indonesia dan Banten.
 

IARMI Didorong Jadi Pusat Gagasan
 

Andra berharap IARMI terus berkembang menjadi organisasi yang solid, profesional, dan adaptif.
 

Selain menjaga semangat kebangsaan, organisasi tersebut diharapkan mampu melahirkan gagasan, rekomendasi, serta solusi konstruktif terhadap berbagai persoalan strategis di daerah.
 

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan IARMI akan memperkuat inovasi pembangunan di Provinsi Banten.
 

Bangun Desa Lewat Kolaborasi
 

Andra juga menyambut baik arahan Sekretaris Jenderal DPN IARMI yang juga Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria mengenai kolaborasi membangun desa.
 

Menurutnya, pembangunan desa tidak selalu bergantung pada anggaran, tetapi juga dapat dilakukan melalui pemetaan potensi, pendampingan, dan kolaborasi berbagai pihak.
 

"Membangun desa tidak melulu berbasis uang, tetapi juga melalui pemetaan potensi dan berbagai bentuk kontribusi lainnya," katanya.
 

Gerakan Kembali ke Desa
 

Sementara itu, Ahmad Riza Patria mengajak seluruh jajaran IARMI Banten aktif mendukung Gerakan Nasional Percepatan Pembangunan Desa melalui program Sahabat Desa yang digagas Kementerian Desa.
 

Melalui gerakan tersebut, setiap individu maupun organisasi didorong memiliki sedikitnya satu desa binaan sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pembangunan desa.
 

"Kembali ke desa bukan berarti secara fisik tinggal di desa, tetapi memiliki kepedulian yang tinggi untuk membangun desa, mengembangkan potensi desa, dan mengatasi berbagai persoalan desa," ujar Riza.
 

Ia optimistis keterlibatan IARMI dalam pembangunan desa akan menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat pembangunan nasional yang dimulai dari desa.
 

RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: