Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Andra Soni Gaspol! Banten Ajukan 50 Ruas Jalan ke Pemerintah Pusat

Laporan: Firman
Rabu, 24 Juni 2026 | 10:44 WIB
Gubernur Banten Andra Soni saat memberikan keterangan pers. - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Banten Andra Soni saat memberikan keterangan pers. - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM - Kota Serang – Pemerintah Provinsi Banten tancap gas memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan. Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan, pihaknya telah mengajukan 50 ruas jalan ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun 2026.
 

Jumlah itu melonjak drastis dibanding realisasi program IJD tahun 2025 yang hanya mencakup sembilan ruas jalan di Provinsi Banten.
 

“Kita mengajukan lebih banyak lagi tahun ini. Mudah-mudahan setelah proses verifikasi, hasilnya sesuai dengan harapan masyarakat Banten,” kata Andra Soni usai mengikuti telekonferensi peresmian IJD Tahun Anggaran 2025, Selasa (23/6/2026).
 

Prabowo Resmikan Jalan Daerah di 36 Provinsi
 

Peresmian IJD Tahun 2025 dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dari Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
 

Dalam kesempatan itu, Presiden didampingi Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta para gubernur dari 36 provinsi yang mengikuti secara virtual.
 

Secara nasional, total jalan daerah yang diresmikan mencapai 1.151 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
 

Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah pusat untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
 

Banten Rasakan Manfaat Rp101 Miliar
 

Andra Soni mengaku bersyukur Banten menjadi salah satu daerah yang mendapatkan dukungan pembangunan melalui program IJD.
 

Menurutnya, pembangunan jalan daerah dengan nilai anggaran sekitar Rp101 miliar pada tahun lalu telah memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.
 

Mulai dari meningkatnya aksesibilitas antarwilayah hingga mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah.
 

“Manfaatnya sangat besar bagi masyarakat Banten. Karena itu kita ingin cakupan program ini diperluas pada tahun 2026,” ujarnya.
 

Dukung Swasembada Pangan dan Tekan Biaya Logistik
 

Gubernur menegaskan, pembangunan jalan bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.
 

Konektivitas yang baik akan mempercepat distribusi hasil pertanian, memangkas biaya logistik, membuka akses daerah terpencil, serta mendukung program swasembada pangan dan energi yang menjadi prioritas nasional.
 

Karena itu, seluruh kabupaten dan kota di Banten dilibatkan dalam usulan 50 ruas jalan yang diajukan ke pemerintah pusat.
 

“Makanya tahun ini kita ajukan 50 ruas jalan dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten,” tegas Andra.
 

Sembilan Ruas Jalan Sudah Rampung
 

Pada program IJD Tahun Anggaran 2025, terdapat sembilan ruas jalan di Banten yang telah selesai dibangun dan diresmikan.
 

Di antaranya Jalan Priyayi–Terumbu, Jalan Terumbu–Sawah Luhur, Jalan Sukawaris–Tanjungan Segmen I dan II, Jalan Pejamuran–Kresek, Jalan Cimanying–Jiput, Jalan Simpang–Ciboleger, serta preservasi Jalan Sampay–Gunung Kencana.
 

Total panjang ruas jalan yang ditangani mencapai lebih dari 19 kilometer.
 

Menunggu Verifikasi Kementerian PU
 

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Banten Primawan Avicenna mengatakan seluruh usulan yang diajukan Pemprov Banten saat ini masih dalam proses verifikasi.
 

Tahapan administrasi dan evaluasi teknis akan menjadi dasar penentuan ruas jalan yang nantinya mendapat persetujuan dari pemerintah pusat.
 

“Kami berharap pengajuan yang dilakukan Pemprov Banten dapat terealisasi secara maksimal. Saat ini semuanya masih dalam proses,” ujarnya.
 

Dengan usulan 50 ruas jalan tersebut, Pemprov Banten berharap pembangunan infrastruktur semakin merata dan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Banten.rajamedia

Komentar: