90 Joli Suci Arak Kota Tangerang, Ribuan Warga Tumpah Ruah dalam Kirab Budaya
RMBANTEN.COM – Tangerang – Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati jalanan Kota Tangerang menyaksikan kemeriahan Kirab Budaya dan Ruwat Bumi dalam rangka Sijet Tjie Thien Ta Sen Bio Vihara Dhama Budhi Bhakti ke-43. Sebanyak 90 joli suci diarak dalam tradisi budaya yang digelar setiap tujuh tahun sekali tersebut.
Joli merupakan tandu suci yang digunakan untuk menempatkan patung dewa-dewi. Puluhan joli dalam kirab kali ini tidak hanya berasal dari vihara dan kelenteng di Kota Tangerang, tetapi juga didatangkan dari sejumlah daerah di Indonesia.
Kemunculan puluhan joli dengan berbagai ornamen budaya membuat arak-arakan berlangsung meriah dan menjadi perhatian masyarakat yang memenuhi sepanjang jalur kirab.
90 Joli Hadir dari Berbagai Daerah
Pendiri Vihara Dhama Budhi Bhakti, Benny Susanto, mengatakan kirab budaya dan ruwat bumi menjadi puncak rangkaian perayaan ulang tahun vihara yang selama beberapa hari telah diisi berbagai kegiatan.

Menurut Benny, puluhan joli suci yang mengikuti kirab datang dari berbagai vihara dan kelenteng di luar Kota Tangerang.
“Sudah beberapa hari terakhir ini, kami memeriahkan ulang tahun vihara yang identik dengan Dewa Sun Goh Kong di Kota Tangerang ini. Adapun kirab budaya dan ruwat bumi ini acara puncaknya dengan mengarak joli suci yang tadi sudah disaksikan bersama,” ujar Benny mengutip laman resmi Pemkot Tangerang, Minggu (27/9/2026).
Joli-joli tersebut berasal dari sejumlah daerah, antara lain Jakarta, Bogor, Karawang, Sukabumi, Semarang hingga Palembang.
Tradisi Tujuh Tahun Sekali
Kirab budaya dan ruwat bumi Vihara Dhama Budhi Bhakti memiliki daya tarik tersendiri karena penyelenggaraannya dilakukan setiap tujuh tahun sekali.
Momen tersebut membuat antusiasme masyarakat semakin besar. Ribuan warga memadati jalanan untuk menyaksikan langsung arak-arakan joli, kesenian budaya, serta berbagai rangkaian tradisi yang menyertainya.
Benny mengatakan antusiasme masyarakat terhadap kirab tahun ini sangat tinggi.
“Antusiasnya luar biasa, ribuan orang tumpah ruah memadati jalanan kota dari ujung ke ujung ingin menyaksikan kirab tujuh tahun sekali ini. Semoga bisa terus dilestarikan sekaligus memberikan berkah bagi kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang,” katanya.
Bidik Peserta dari Negara Tetangga
Besarnya antusiasme terhadap kirab juga mendorong pihak Vihara Dhama Budhi Bhakti menyiapkan target yang lebih besar untuk pelaksanaan berikutnya.
Benny berharap pada penyelenggaraan tujuh tahun mendatang, kirab tidak hanya diikuti joli dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dapat menghadirkan peserta dari negara-negara tetangga.
Target tersebut diharapkan semakin memperluas jangkauan tradisi sekaligus memperkuat posisi Kota Tangerang sebagai salah satu daerah yang memiliki kekayaan budaya masyarakat Tionghoa peranakan.
Angkat Potensi Wisata Budaya Tangerang
Selain menjadi bagian dari tradisi keagamaan dan kebudayaan, Kirab Budaya dan Ruwat Bumi juga dinilai memiliki potensi untuk mengembangkan wisata budaya di Kota Tangerang.
Keberagaman kesenian, arak-arakan joli, serta keterlibatan masyarakat menjadi daya tarik yang dapat memperkenalkan kekayaan tradisi lokal kepada wisatawan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, mengatakan kemeriahan kirab terlihat dari banyaknya masyarakat yang menyaksikan langsung sepanjang jalur arak-arakan.
“Kirab berjalan sangat meriah, puluhan usung-usungan joli dan kesenian budaya juga diarak mengelilingi kota disaksikan langsung ribuan pasang mata pengunjung yang berdatangan tidak hanya dari dalam kota bahkan luar Kota Tangerang,” ujar Boyke.
Tradisi dan Kebersamaan Jadi Daya Tarik
Kirab tujuh tahunan tersebut tidak hanya memperlihatkan kekayaan tradisi, tetapi juga menghadirkan ruang perjumpaan masyarakat dari berbagai daerah.
Puluhan joli yang datang dari luar Kota Tangerang berpadu dengan kesenian budaya dalam satu arak-arakan yang disaksikan masyarakat secara langsung.
Kemeriahan tersebut menjadi gambaran bahwa tradisi budaya tetap memiliki daya tarik kuat ketika mampu melibatkan masyarakat dan dibuka sebagai ruang kebersamaan.
Bagi Kota Tangerang, Kirab Budaya dan Ruwat Bumi Vihara Dhama Budhi Bhakti sekaligus menjadi momentum untuk terus menjaga keberagaman tradisi dan mengembangkan potensi wisata budaya daerah.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Parlemen 3 hari yang lalu
Pulitik Jero | 2 hari yang lalu
Pulitik Jero | 6 hari yang lalu
Ékobis | 5 hari yang lalu
Patandang | 1 hari yang lalu
Patandang | 1 minggu yang lalu
Hukum | 1 hari yang lalu
Patandang | 2 hari yang lalu
Pulitik Jero | 2 hari yang lalu
Ékobis | 5 hari yang lalu