Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Kekeringan Mengancam! Pemkot Tangerang Kucurkan 40 Ribu Liter Air Bersih per Hari

Laporan: CAREP-01
Senin, 26 Oktober 2026 | 15:56 WIB
Pemkot Tangerang menurunkan hampir 10 armada tangki air  setiap hari dengan total distribusi mencapai sekitar 40 ribu liter air bersih atasi dampak kekeringan. - Ilustrasi RMN -
Pemkot Tangerang menurunkan hampir 10 armada tangki air setiap hari dengan total distribusi mencapai sekitar 40 ribu liter air bersih atasi dampak kekeringan. - Ilustrasi RMN -

RMBANTEN.COM — Kota Tangerang — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus bersiaga memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kekeringan yang masih melanda sejumlah wilayah. Hampir 10 armada tangki air dikerahkan setiap hari dengan total distribusi mencapai sekitar 40 ribu liter air bersih.
 

Penyaluran dilakukan melalui kolaborasi Perumda Tirta Benteng (PDAM), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang. Kerja sama lintas instansi ini bertujuan memastikan bantuan air bersih menjangkau permukiman yang mengalami keterbatasan pasokan.
 

Hampir 10 Armada Tangki Dikerahkan Setiap Hari
 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak kekeringan.
 

Menurutnya, distribusi harian dilakukan dengan mengoptimalkan armada dari sejumlah instansi agar bantuan dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan.
 

“Dari total distribusi harian tersebut, PDAM mengerahkan lima mobil tangki dengan kapasitas penyaluran sekitar 20 ribu liter air bersih. Sementara itu, dukungan armada BPBD dan DLH melengkapi distribusi hingga mencapai sekitar 40 ribu liter setiap harinya,” ungkap Mahdiar, Senin (26/10/2026).
 

Upaya tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan.
 

Sembilan Titik di Kecamatan Pinang Terima Bantuan
 

Berdasarkan data penyaluran Senin (26/10/2026), distribusi air bersih menjangkau sembilan titik di Kecamatan Pinang.
 

Rinciannya meliputi:
 

1. Empat titik di Kelurahan Kunciran Jaya.

2. Dua titik di Kelurahan Cipete.

3. Dua titik di Kelurahan Panunggangan Utara.

4. Satu titik di Kelurahan Pakojan.
 

Di Kelurahan Kunciran Jaya, penyaluran dilakukan di RT 02/RW 02, RT 03/RW 02, RT 04/RW 03, dan RT 05/RW 03 dengan dukungan armada DLH.
 

Sementara itu, distribusi melalui PDAM menjangkau wilayah Kelurahan Cipete, Panunggangan Utara, dan Pakojan.
 

Penyaluran dilakukan dengan menyesuaikan kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat agar pasokan air dapat diakses secara lebih mudah.
 

Musala Jadi Titik Akses Air Bersih
 

Pemkot Tangerang juga menyesuaikan mekanisme penyaluran agar masyarakat lebih mudah memperoleh air bersih.
 

Mahdiar menjelaskan, khusus di Kelurahan Cipete, penyaluran air bersih di RT 03/RW 04 untuk sementara dilakukan melalui musala setempat.
 

Langkah ini diharapkan memudahkan warga mengakses pasokan air tanpa harus menempuh jarak yang terlalu jauh.
 

“Penyaluran di titik lainnya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi wilayah masing-masing,” jelasnya.
 

Pola distribusi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk merespons kebutuhan masyarakat secara langsung di lapangan.
 

Warga Bisa Melapor Melalui Layanan BPBD 24 Jam
 

Mahdiar mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih agar segera melaporkan kondisi tersebut kepada petugas.
 

Laporan warga dinilai penting untuk membantu pemerintah melakukan koordinasi, memetakan kebutuhan, dan menentukan prioritas distribusi air bersih.
 

Masyarakat yang membutuhkan bantuan suplai air bersih atau ingin melaporkan kondisi kekeringan dapat menghubungi Call Center BPBD Kota Tangerang di nomor 021-5582-144.
 

Layanan tersebut beroperasi selama 24 jam sehingga warga dapat menyampaikan laporan kapan pun dibutuhkan.
 

Kolaborasi untuk Hadapi Dampak Kekeringan
 

Distribusi sekitar 40 ribu liter air bersih setiap hari menunjukkan upaya Pemkot Tangerang dalam menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar di tengah keterbatasan pasokan air.
 

Kolaborasi PDAM, BPBD, dan DLH diharapkan mampu memperkuat respons pemerintah, terutama bagi warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
 

Pemkot Tangerang juga mengandalkan laporan masyarakat untuk memastikan bantuan dapat diarahkan ke lokasi yang membutuhkan.
 

Dengan koordinasi lintas instansi dan partisipasi warga, penyaluran air bersih diharapkan berjalan lebih efektif selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
 

RMBANTEN.COM — Gancang, Bener, Percaya Kajen.rajamedia

Komentar: