Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

2.600 Perempuan Kota Tangerang Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Keluarga

Laporan: Firman
Kamis, 08 Januari 2026 | 16:15 WIB
Pelatihan memasak yang dieselnggarakan DP3AP2KB Kota Tangerang - Dok Pemkot Tangerang -
Pelatihan memasak yang dieselnggarakan DP3AP2KB Kota Tangerang - Dok Pemkot Tangerang -

RMBANTEN.COM - Kota Tangerang - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) mulai menggulirkan program pelatihan keterampilan bagi perempuan usia produktif. 
 

Berbasis data akurat, program ini menyasar 2.600 perempuan di 13 kecamatan se-Kota Tangerang sebagai upaya nyata memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
 

Program tersebut dirancang sebagai intervensi strategis pemerintah daerah untuk mendorong kemandirian ekonomi perempuan sekaligus menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan.
 

Berbasis Data Regsosek, Tepat Sasaran
 

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sopian, menegaskan bahwa pelaksanaan program ini sepenuhnya mengacu pada Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) agar sasaran benar-benar tepat dan menyentuh kelompok yang membutuhkan.
 

“Kami bergerak berdasarkan data Regsosek untuk memastikan perempuan usia produktif, yakni antara 20 hingga 55 tahun, mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang. Kami ingin intervensi ini tepat sasaran, sehingga hasilnya benar-benar dirasakan oleh keluarga yang membutuhkan penguatan ekonomi,” ujar Tihar.
 

Menurutnya, pendekatan berbasis data menjadi fondasi utama agar program tidak sekadar seremonial, tetapi berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
 

Pelatihan Merata di 13 Kecamatan
 

Tihar menjelaskan, peserta pelatihan akan tersebar secara merata di seluruh kecamatan di Kota Tangerang. Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan secara inklusif dan tidak terpusat di wilayah tertentu.
 

Program pelatihan ini menyasar ibu rumah tangga maupun perempuan yang belum memiliki pekerjaan tetap, dengan pembekalan keterampilan praktis yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan relevan dengan kebutuhan pasar.
 

Dorong UMKM dan Usaha Rumahan
 

Lebih lanjut, Tihar menyebut pelatihan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi perempuan untuk terlibat aktif dalam sektor UMKM maupun membuka usaha rumahan secara mandiri.
 

“Kami ingin perempuan di Kota Tangerang lebih berdaya secara ekonomi. Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka bisa membuka usaha rumahan atau bergabung dengan UMKM lokal, sehingga mampu menopang ketahanan ekonomi keluarga,” jelasnya.
 

Tekan Kemiskinan, Tingkatkan Indeks Gender
 

Program pelatihan keterampilan ini akan dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan total 2.600 perempuan di 13 kecamatan. Pemerintah Kota Tangerang optimistis, inisiatif ini akan menjadi salah satu motor penggerak penurunan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan Indeks Pemberdayaan Gender di daerah tersebut.
 

Pemkot Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kebijakan afirmatif yang memberi ruang lebih luas bagi perempuan agar berperan aktif dalam pembangunan ekonomi dan sosial kota.rajamedia

Komentar: