Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Pemkot Serang Gas Koperasi! KMP Disiapkan Serap Tenaga Kerja Baru

Laporan: Firman
Rabu, 18 Februari 2026 | 20:25 WIB
Wali Kota Serang, Budi Rustandi - Dok Pemkot Serang -
Wali Kota Serang, Budi Rustandi - Dok Pemkot Serang -

RMBANTEN.COM - Kota Serang – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tak ingin koperasi hanya jadi papan nama. Lewat langkah konkret, pemda memfasilitasi kemitraan antara Koperasi Merah Putih (KMP) dan pihak ketiga guna memperluas lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal.
 

Pembahasan kerja sama itu digelar dalam rapat koordinasi di Aula Setda Pemkot Serang, Rabu (18/2/2026). Fokusnya jelas: koperasi harus naik kelas dan berdampak nyata bagi masyarakat.
 

Target Minimal Dua Tenaga Kerja per Unit
 

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menegaskan sinergi ini diarahkan untuk mengoptimalkan mitra di bawah naungan KMP agar mampu memberi kontribusi riil bagi perekonomian daerah.
 

Setiap unit KMP ditargetkan mampu menyerap minimal dua tenaga kerja baru.
 

“Kami ingin keberadaan Koperasi Merah Putih benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat, terutama dalam membuka peluang kerja dan menggerakkan ekonomi lokal,” ujar Budi melansir laman resmi Pemkot Serang.
 

Jika seluruh unit bergerak, dampaknya diyakini signifikan dalam menekan angka pengangguran di Kota Serang.
 

Investor Tanggung Modal dan Operasional
 

Budi menjelaskan, skema kerja sama dirancang tanpa membebani koperasi dari sisi permodalan. Pihak ketiga sebagai investor akan menyiapkan kebutuhan operasional, mulai dari manajemen, karyawan, hingga suplai barang.
 

Dengan pola itu, koperasi bisa fokus pada pemasaran dan pengembangan jaringan usaha. Sebagai imbal hasil, koperasi memperoleh fee dari aktivitas penjualan produk.
 

“Pemkot hadir untuk membuka ruang kolaborasi. Setelah para pihak bertemu dan sepakat, pelaksanaan kerja sama sepenuhnya menjadi ranah masing-masing,” jelasnya.
 

KMP Didorong Mandiri
 

Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil, menambahkan skema ini menjadi peluang besar bagi KMP untuk segera mandiri secara ekonomi.
 

“Ini merupakan kesempatan KMP di Kota Serang dalam rangka kerja sama dengan mitranya. Jika ada barang-barang yang tidak bisa didapatkan oleh KMP nanti bisa diperoleh dari mitra ini,” ungkapnya.
 

Strategi Ekonomi Inklusif
 

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Serang membangun ekonomi inklusif. Koperasi diperkuat, pelaku usaha mendapat dukungan, dan masyarakat memperoleh akses kerja lebih luas.
 

Pesannya tegas: koperasi bukan sekadar simbol ekonomi kerakyatan, tapi harus menjadi mesin pertumbuhan baru di Kota Serang.rajamedia

Komentar: