Wali Kota Serang Tegas Soal Layanan 112: Lamban Respons, Aparatur Bisa Diganti
RMBANTEN.COM – Kota Serang – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memperkuat layanan kedaruratan Serang Siaga 112 dengan mengevaluasi kecepatan respons Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menangani laporan masyarakat.
Evaluasi dilakukan melalui Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Layanan Serang Siaga 112 di Ruang Rapat Lantai III Sekretariat Daerah (Setda) Kota Serang, Rabu (23/9/2026).
Budi Minta OPD Lebih Cepat
Wali Kota Serang Budi Rustandi menginstruksikan seluruh jajaran OPD agar lebih proaktif dan cepat tanggap ketika menerima laporan yang diteruskan operator 112.
Budi menyoroti masih adanya persoalan koordinasi antarinstansi yang membuat masyarakat terkadang memilih melaporkan persoalan kedaruratan langsung kepada kepala daerah.
Ia bahkan menegaskan tidak akan ragu mengganti aparatur yang dinilai lamban dalam merespons laporan warga.
“Saya tidak akan memotong tunjangan kinerja, malah saya ganti. Diganti malah lebih enak kita itu,” tegas Budi saat merespons evaluasi kinerja pejabat OPD.
Siapkan TRC Berbudi
Untuk memperkuat respons terhadap kondisi darurat, Budi juga menyiapkan landasan hukum berupa Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Berbudi.
Tim tersebut dirancang khusus untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami musibah dan membutuhkan penanganan darurat.
Budi juga mengungkapkan rencana Pemkot Serang menyediakan satu unit mobil jenazah yang dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat.
“Bahkan saya sudah menyetujui, saya akan membeli satu mobil jenazah untuk membantu masyarakat yang kesusahan. Jadi gratis, semua ditanggung oleh Pemerintah Kota Serang,” ujarnya.
Posko Terpadu Dipusatkan di Taman Makam Pahlawan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Nanang Saefudin menjelaskan, posko operasional terpadu TRC Berbudi rencananya akan ditempatkan di aset bangunan kawasan Taman Makam Pahlawan.
Seluruh unsur kesiapsiagaan akan dipusatkan di lokasi tersebut agar pelayanan dapat dilakukan secara terpadu dan tidak berjalan secara parsial.
“Nanti mungkin ambulans standby di situ, petugasnya juga standby di situ. Yang paling penting bukan hanya petugas saja, mulai dari sopir, tenaga medis, peralatannya, termasuk juga biaya operasionalnya,” jelas Nanang.
SOP Operator 112 Akan Diperbaiki
Selain menyiapkan fasilitas, Nanang meminta agar Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi operator penerima panggilan 112 turut disempurnakan.
Operator harus mampu mengidentifikasi laporan dan meneruskannya kepada instansi yang tepat, seperti BPBD, Dinas Sosial, maupun Satpol PP.
Petugas juga diminta tidak memberikan terlalu banyak pertanyaan kepada pelapor, terutama ketika warga sedang berada dalam kondisi panik dan membutuhkan pertolongan segera.
18.428 Panggilan Masuk Sepanjang Tahun
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang Triningsih mengatakan layanan Serang Siaga 112 mendapat respons tinggi dari masyarakat.
Layanan yang dinaungi Perwal Nomor 1 Tahun 2019 tersebut tercatat menerima 18.428 panggilan sepanjang tahun ini.
“Berbagai macam pengaduan ada, mulai dari evakuasi ular, tawon, banjir, pohon tumbang, terkait orang dalam gangguan jiwa (ODGJ), orang sakit, dan yang lebih sering menanyakan ambulans,” terang Triningsih.
Operator Wajib Siaga 24 Jam
Triningsih juga mengapresiasi masyarakat Kota Serang yang dinilai semakin bijak dalam menggunakan layanan kedaruratan tersebut.
Menurutnya, jumlah panggilan fiktif atau prank yang masuk relatif sedikit sehingga layanan dapat lebih fokus menangani laporan yang membutuhkan pertolongan.
Sesuai arahan Wali Kota Serang, seluruh operator dan perwakilan instansi terkait diwajibkan bersiaga 24 jam penuh untuk memastikan setiap laporan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.
Pemkot Serang berharap penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas operator, serta pembentukan TRC Berbudi dapat membuat layanan kedaruratan semakin cepat, terintegrasi, dan mampu hadir ketika masyarakat benar-benar membutuhkan pertolongan.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Parlemen 1 hari yang lalu
Pulitik Jero | 1 hari yang lalu
Pulitik Jero | 5 hari yang lalu
Patandang | 1 minggu yang lalu
Ékobis | 4 hari yang lalu
Patandang | 17 jam yang lalu
Patandang | 6 hari yang lalu
Ékobis | 3 hari yang lalu
Warta Banten | 4 hari yang lalu
Pulitik Jero | 1 hari yang lalu