Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Ustaz Das’ad Latif Guncang Buaran Tangsel, Andra Soni Ajak Warga Perkuat Ukhuwah

Laporan: Firman
Minggu, 27 September 2026 | 07:52 WIB
Ustaz Das’ad Latif saat memberikan tausiah di tablig akbar di Buaran Tangsel - Foto: Biro Adpimpro Banten -
Ustaz Das’ad Latif saat memberikan tausiah di tablig akbar di Buaran Tangsel - Foto: Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM – Buaran, Tangsel – Ribuan warga Kampung Jati, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, memadati kawasan Lapangan Persijat untuk mengikuti Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Sabtu malam (26/9/2026).


Gubernur Banten Andra Soni turut hadir bersama sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, dai nasional Ustaz Das’ad Latif menyampaikan tausiah yang mengajak masyarakat menjalani kehidupan dengan sabar, doa, dan ikhtiar.

Andra Soni hadir bersama Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni. Turut hadir Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Isyana Bagoes Oka, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, Dewan Pembina PSI Banten H. Ian Pribadi beserta jajaran, serta sejumlah tokoh masyarakat Buaran dan sekitarnya.


Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Proporsional


Tabligh Akbar yang digelar di Musholla Al-Ikhlas, Jalan H. Jamad, Gang Rais, Kampung Jati, RT 04/RW 05, tersebut berlangsung mulai sekitar pukul 19.30 WIB setelah salat Isya.


Di hadapan ribuan jemaah, Ustaz Das’ad Latif mengingatkan pentingnya menjalani kehidupan sesuai kemampuan. Ia meminta masyarakat tidak memaksakan diri mengikuti gaya hidup di luar kemampuan karena justru dapat menjadi beban.


“Mari kita hidup sesuai kemampuan kita. Jangan memaksakan diri hidup di luar kemampuan karena pada akhirnya justru menjadi beban,” pesan Ustaz Das’ad Latif.


Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesabaran, doa, dan ikhtiar dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.


Maulid Jadi Momentum Belajar


Das’ad Latif juga mengajak masyarakat melihat Maulid Nabi sebagai momentum untuk terus belajar dan mengingat keteladanan Rasulullah SAW.


Menurutnya, Maulid merupakan tradisi keagamaan yang menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, mengikuti pengajian, serta memperdalam pemahaman tentang kehidupan Nabi Muhammad SAW.


“Maulid ini merupakan tradisi di luar ibadah seperti salat. Maulid merupakan pengajian yang setiap tahunnya kita peringati sebagai bahan untuk terus belajar dan mengingat Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.


Andra Soni Ajak Perkuat Ukhuwah


Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum memperkuat silaturahmi dan ukhuwah.


Andra berharap pertemuan tersebut dapat menjadi ruang untuk menambah ilmu keagamaan sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Semoga pertemuan yang penuh keberkahan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, menambah ilmu, serta semakin menguatkan semangat kita untuk terus menebarkan kebaikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Andra Soni.


Andra juga mengingatkan masyarakat untuk meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi seluruh alam.


Ia menyebut empat sifat utama Rasulullah yang dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari, yakni siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.


Dihadiri Pejabat dan Tokoh Masyarakat


Kehadiran sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat membuat kegiatan Maulid berlangsung semarak. Selain Andra Soni dan Tinawati Andra Soni, hadir pula Ratu Isyana Bagoes Oka, Pilar Saga Ichsan, H. Ian Pribadi beserta jajaran, serta tokoh masyarakat Buaran dan sekitarnya.


Ribuan warga mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias hingga rangkaian acara selesai.


Ketua Panitia Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW, Eko Firmansyah, mengatakan kegiatan tersebut digelar selain untuk memperingati Maulid Nabi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antarwarga.


Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat serta menambah wawasan keagamaan.


“Alhamdulillah, kegiatan Tabligh Akbar ini mendapat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat. Kami berharap melalui kegiatan ini, warga dapat mempererat silaturahmi, menambah ilmu keagamaan, serta mengambil hikmah dari keteladanan Nabi Muhammad SAW,” ujar Eko.


Rawat Persaudaraan dan Gotong Royong


Bagi Andra Soni, peringatan Maulid Nabi juga menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.


Ia menyampaikan terima kasih atas sambutan warga sekaligus berharap semangat gotong royong dan persaudaraan terus dijaga.


Momentum tersebut diharapkan tidak berhenti pada peringatan tahunan, tetapi menjadi pengingat bersama untuk menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat.


RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: