Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Polda Metro Jaya Panen 3 Ton Jagung di Cisauk! Polri Kawal Ketahanan Pangan

Laporan: Firman
Minggu, 17 Mei 2026 | 10:37 WIB
Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono saat panen raya jagung di Cisauk Kota Tangerang - Foto: Dok PMH -
Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono saat panen raya jagung di Cisauk Kota Tangerang - Foto: Dok PMH -

RMBANTEN.COM - Kota Tangerang - Polda Metro Jaya menunjukkan keseriusannya mendukung program ketahanan pangan nasional. Sabtu, 16 Mei 2026, jajaran kepolisian memanen 3 ton jagung di Kampung Dandang, Cisauk, Kabupaten Tangerang.
 

Panen raya tersebut dilakukan di lahan seluas 1,3 hektare yang dikelola kelompok tani dengan komoditas jagung varietas NK 212 produksi Syngenta.
 

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap agenda besar Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan, Polri kini tak hanya fokus menjaga keamanan, tetapi juga ikut terlibat aktif menjaga stabilitas pangan masyarakat.
 

“Polda Metro Jaya mendukung pelaksanaan agenda Bapak Presiden Prabowo, yakni peresmian 166 SPPG Polri dan Panen Jagung Kuartal II Tahun 2026. Ini bagian dari dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional,” kata Budi.
 

Jagung untuk Bulog hingga UMKM
 

Menurut Budi, hasil panen jagung tersebut nantinya tidak berhenti di seremoni semata. Produksi jagung akan masuk ke rantai pasok pangan dan dimanfaatkan berbagai sektor usaha masyarakat.
 

Mulai dari kebutuhan Perum Bulog, peternak ayam petelur, peternak ayam potong, hingga industri pengolahan makanan dan pelaku UMKM.
 

“Hasil panen jagung dapat dimanfaatkan untuk mendukung rantai pasok pangan, antara lain Bulog, peternak ayam petelur, peternak ayam potong, pabrik keripik jagung, serta pelaku UMKM olahan pangan,” ujarnya.
 

Ia berharap kegiatan tersebut benar-benar memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat dan petani lokal.
 

“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi memberi manfaat nyata bagi petani, masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” lanjutnya.
 

Gudang Raksasa Jagung Disiapkan
 

Tak hanya panen raya, Polda Metro Jaya juga tengah mengawal pembangunan Gudang Ketahanan Polri di kawasan Business Park, Jalan Raya Kalibaru, Kabupaten Tangerang.
 

Gudang seluas 4.278 meter persegi itu diproyeksikan mampu menampung hingga 10.000 ton jagung.
 

Saat ini progres pembangunannya disebut telah mencapai 95,79 persen.
 

Keberadaan gudang tersebut dinilai akan menjadi pusat penyimpanan strategis untuk menjaga stabilitas distribusi dan cadangan pangan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
 

“Polda Metro Jaya siap bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, kelompok tani, pelaku usaha, Bulog, dan masyarakat untuk menjaga kesinambungan produksi serta distribusi pangan,” tegas Budi.
 

Polisi Tak Lagi Hanya Jaga Jalanan
 

Langkah Polda Metro Jaya terjun langsung ke sektor pertanian memperlihatkan wajah baru Polri dalam mendukung program strategis nasional.
 

Ketahanan pangan kini dipandang sebagai bagian penting dari stabilitas negara. Karena itu, kolaborasi antara aparat, pemerintah daerah, petani, dan pelaku usaha terus diperkuat.
 

Dari ladang jagung di Cisauk, pesan itu terlihat jelas: menjaga pangan kini menjadi tugas bersama.rajamedia

Komentar: