Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Pemkab Tangerang Siapkan Program Besar Orang Tua Tetap Sehat, Produktif, dan Mandiri

Laporan: Firman
Kamis, 11 Juni 2026 | 08:01 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja saat peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) - Prokopim Tangerang -
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja saat peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) - Prokopim Tangerang -

RMBANTEN.COM — Tangerang — Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya menjadikan para lanjut usia (lansia) tetap sehat, aktif, dan produktif di tengah derasnya arus bonus demografi yang sedang dinikmati Indonesia.
 

Komitmen itu ditegaskan dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang mengusung tema “Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia Berdaya”, Rabu (10/6/2026).
 

Bagi Pemkab Tangerang, lansia bukan kelompok yang harus dipinggirkan, melainkan aset sosial yang tetap memiliki peran penting dalam pembangunan.
 

Angka Harapan Hidup Terus Naik
 

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengatakan meningkatnya angka harapan hidup masyarakat menjadi indikator keberhasilan pembangunan daerah.
 

Menurutnya, kondisi tersebut patut disyukuri karena menunjukkan kualitas kesehatan masyarakat yang semakin baik.
 

“Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh agar para lansia tetap produktif, tetap beraktivitas, dan senantiasa sehat,” ujar Soma.
 

Ia mencontohkan rata-rata usia harapan hidup masyarakat Indonesia kini sudah mendekati 75 tahun.
 

“Ini sebuah pencapaian yang sangat luar biasa,” katanya.
 

Bonus Demografi Jadi Tantangan
 

Namun di balik capaian tersebut, Soma mengingatkan adanya tantangan baru yang harus dihadapi pemerintah.
 

Saat ini Indonesia sedang menikmati bonus demografi dengan jumlah generasi muda yang sangat besar. Kondisi itu harus diimbangi dengan kebijakan yang mampu menjaga kualitas hidup kelompok lansia.
 

“Problem utama yang kita hadapi adalah bagaimana para lansia tetap memiliki wadah untuk produktif dan sehat,” tegasnya.
 

Menurut Soma, kondisi itu tidak bisa dibiarkan berjalan alami tanpa dukungan program yang terencana.
 

Komunitas Jadi Kunci
 

Pemkab Tangerang mendorong para lansia membangun dan mengembangkan komunitas positif sebagai sarana aktivitas sosial maupun ekonomi.
 

Beberapa organisasi seperti Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI) dan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dinilai dapat menjadi ruang produktif bagi para lansia.
 

“Melalui komunitas seperti ini mereka bisa terus berkembang. Ada yang bergerak di bidang pertanian, ada juga yang aktif dalam kegiatan sosial dan olahraga,” ujarnya.
 

OPD Diminta Turun Tangan
 

Soma menegaskan urusan kesejahteraan lansia bukan hanya tanggung jawab keluarga semata.
 

Pemerintah daerah harus hadir melalui berbagai program lintas sektor yang saling terintegrasi.
 

Ia meminta Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan OPD terkait memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan layanan kesehatan, perlindungan sosial, hingga program pemberdayaan yang ramah lansia.
 

“Ini bukan hanya tugas keluarga. Pemerintah daerah juga harus hadir secara nyata melalui program-program yang mendukung lansia,” katanya.
 

Kabupaten Tangerang Ramah Lansia
 

Peringatan HLUN 2026 juga diisi berbagai kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi menjalani masa tua yang sehat dan bahagia, hingga kegiatan hiburan bagi para lansia.
 

Melalui momentum ini, Pemkab Tangerang berharap tercipta sinergi antara pemerintah, keluarga, dan komunitas untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin ramah lansia.
 

Tujuannya satu: memastikan para orang tua tetap sehat, mandiri, berdaya, dan terus menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan bangsa.rajamedia

Komentar: