Batalkan Tarif Trump, Presiden Perancis Puji Putusan MA Amerika
RMBANTEN.COM - Jakarta - Angin segar dari Washington disambut hangat di Paris. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan dukungannya atas putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan tarif impor global yang sebelumnya diberlakukan Presiden AS Donald Trump.
Berbicara di Salon Pertanian tahunan di Paris, Sabtu (21/2/2022), Macron menegaskan pentingnya sistem check and balance dalam demokrasi.
“Tidak buruk memiliki Mahkamah Agung dan aturan hukum. Adalah baik memiliki kekuasaan dan penyeimbang kekuasaan dalam demokrasi,” ujar Macron.
MA AS Tegaskan Wewenang Kongres
Putusan Mahkamah Agung AS yang diketok dengan suara 6-3 menyatakan bahwa International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) tidak memberikan kewenangan kepada presiden untuk menetapkan tarif secara sepihak.
Keputusan itu mempertegas bahwa kewenangan menetapkan bea masuk berada di tangan Kongres, bukan Gedung Putih.
Bagi banyak negara mitra dagang AS, putusan tersebut dianggap sebagai rem terhadap kebijakan proteksionis yang kerap memicu ketegangan global.
Trump Kecewa, Siapkan Jalur Lain
Trump tak menyembunyikan kekecewaannya. Ia menyebut putusan tersebut “sangat mengecewakan” dan mengaku malu terhadap sebagian anggota pengadilan.
Meski demikian, Trump memberi sinyal belum menyerah. Ia menyebut masih ada “metode, praktik, undang-undang, dan otoritas” lain yang bisa digunakan untuk menerapkan kebijakan tarif.
Langkah itu terbukti dengan pengumuman tarif global baru sebesar 10 persen menggunakan dasar hukum berbeda.
Prancis Siap Hitung Dampak
Menanggapi tarif global 10 persen tersebut, Macron menyatakan Prancis akan menghitung konsekuensi dengan cermat.
Ia menegaskan komitmen negaranya untuk tetap menjaga daya saing ekspor, termasuk produk pertanian, barang mewah, fesyen, hingga peralatan aeronautika—sektor-sektor andalan ekonomi Prancis.
Macron menyerukan pendekatan yang tenang dan terukur dalam menghadapi dinamika perdagangan global.
“Aturan paling adil adalah resiprositas, bukan keputusan sepihak,” tegasnya.
Pesan Politik dari Paris
Pernyataan Macron bukan sekadar komentar diplomatik. Ia mengirim pesan kuat bahwa perdagangan internasional harus berdiri di atas aturan hukum dan mekanisme penyeimbang kekuasaan.
Di tengah tarik-menarik kebijakan tarif Amerika, Prancis memilih jalur stabilitas: menghormati hukum, menjaga resiprositas, dan menghindari langkah sepihak yang berpotensi mengguncang ekonomi global.![]()
Warta Banten 4 hari yang lalu
Ékobis | 6 hari yang lalu
Nagara | 4 hari yang lalu
Nagara | 5 hari yang lalu
Patandang | 3 hari yang lalu
Nagara | 5 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Parlemen | 6 hari yang lalu
Kaamanan | 3 hari yang lalu
Pulitik Jero | 2 hari yang lalu






