PIALA DUNIA 2026! Meksiko Hajar Afrika Selatan, Tiga Kartu Merah Pecah di Azteca
RMBANTEN.COM — Mexico City — Piala Dunia FIFA 2026 langsung menyajikan drama panas sejak laga pembuka.
Tuan rumah Meksiko sukses mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Afrika Selatan pada pertandingan Grup A yang berlangsung di Stadion Azteca, Kamis malam waktu setempat atau Jumat dini hari WIB (12/6/2026).
Namun kemenangan El Tri bukan satu-satunya cerita. Laga pembuka edisi 2026 ini juga mencatat sejarah dengan lahirnya tiga kartu merah, jumlah terbanyak yang pernah terjadi dalam pertandingan pembuka Piala Dunia.
Gol Cepat Quiñones Bikin Azteca Bergemuruh
Didukung puluhan ribu suporter fanatik di Stadion Azteca, Meksiko langsung menekan sejak menit awal.
Hasilnya datang cepat.

Pada menit ke-9, Julián Quiñones berhasil memanfaatkan kesalahan fatal bek Afrika Selatan, Sphephelo Sithole.
Tanpa kesulitan berarti, Quiñones menaklukkan penjaga gawang lawan dan membawa Meksiko unggul 1-0.
Gol tersebut membuat atmosfer Azteca langsung berguncang.
Jiménez Tutup Kemenangan dengan Air Mata
Setelah unggul satu gol, Meksiko terus mengendalikan permainan.
Gol kedua akhirnya lahir pada menit ke-67.
Striker veteran Raúl Jiménez menyambut umpan silang akurat Roberto Alvarado dengan sundulan keras yang gagal diantisipasi kiper Afrika Selatan.
Gol itu menjadi momen emosional bagi Jiménez.
Usai mencetak gol, penyerang senior Meksiko tersebut terlihat meneteskan air mata saat merayakan gol bersama rekan-rekannya.
Tiga Kartu Merah Warnai Sejarah
Laga pembuka Piala Dunia 2026 juga dikenang karena hujan kartu merah.
Drama dimulai saat Sphephelo Sithole diusir wasit pada awal babak kedua setelah menjatuhkan Raúl Jiménez yang sedang berada dalam posisi bebas menuju gawang.
Petaka Afrika Selatan bertambah ketika Themba Zwane menerima kartu merah langsung setelah VAR menemukan aksi pemukulan terhadap Roberto Alvarado.
Tak hanya Afrika Selatan, Meksiko juga kehilangan satu pemain.
Pada masa injury time, César Montes diusir keluar lapangan setelah dianggap menggagalkan peluang emas lawan untuk mencetak gol.
Total tiga kartu merah tersebut menjadi rekor baru dalam sejarah pertandingan pembuka Piala Dunia.
Ulangan Sejarah 2010
Pertemuan Meksiko dan Afrika Selatan kali ini mengingatkan publik pada laga pembuka Piala Dunia 2010.
Kala itu Afrika Selatan yang menjadi tuan rumah berhasil menahan Meksiko dengan skor 1-1.
Namun kali ini El Tri sukses membalas dengan kemenangan yang jauh lebih manis di depan pendukung sendiri.
Muncul Bintang Muda Baru
Selain kemenangan, Meksiko juga mencatat sejarah lain.
Pelatih El Tri memberikan kesempatan kepada Gilberto Mora yang baru berusia 17 tahun 240 hari.
Ia resmi masuk daftar pemain termuda keenam yang pernah tampil di ajang Piala Dunia sepanjang sejarah.
Penampilan Mora menjadi sinyal lahirnya generasi baru sepak bola Meksiko.
Pembukaan Megah Piala Dunia
Sebelum pertandingan dimulai, publik dunia disuguhi seremoni pembukaan spektakuler.

Panggung megah Stadion Azteca menghadirkan penampilan sejumlah bintang dunia seperti Shakira, Andrea Bocelli, J Balvin, serta grup legendaris Maná.
Perayaan tersebut menandai dimulainya pesta sepak bola terbesar dunia yang akan berlangsung selama lebih dari satu bulan.
Meksiko Pimpin Grup A
Kemenangan 2-0 ini membawa Meksiko mengamankan tiga poin penting sekaligus memuncaki klasemen sementara Grup A.
El Tri mengirim pesan kuat kepada para pesaing bahwa mereka tidak sekadar menjadi tuan rumah, tetapi juga siap berburu prestasi di Piala Dunia 2026.
Sementara Afrika Selatan harus segera bangkit jika tidak ingin perjalanan mereka berakhir lebih cepat.![]()
Ékobis 2 hari yang lalu
Patandang | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 6 hari yang lalu
Patandang | 4 hari yang lalu
Warta Banten | 6 hari yang lalu
Gaya Hirup | 4 hari yang lalu
Hukum | 5 hari yang lalu
Kabudayaan | 6 hari yang lalu
Ékobis | 6 hari yang lalu
Ékobis | 5 hari yang lalu
