139 Ribu Orang Serbu Festival Cisadane 2026, Rp10,63 Miliar Berputar di Kota Tangerang
RMBANTEN.COM – Kota Tangerang - Festival Cisadane 2026 kembali membuktikan diri bukan sekadar pesta budaya, melainkan mesin penggerak ekonomi daerah. Selama lima hari penyelenggaraan, festival tahunan kebanggaan Kota Tangerang itu sukses menyedot 139.682 pengunjung dan menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp10,63 miliar.
Lonjakan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Festival Cisadane semakin kokoh sebagai salah satu agenda wisata unggulan nasional yang mampu menggerakkan sektor pariwisata, UMKM, hingga ekonomi kreatif.
Pengunjung Melonjak 106 Persen
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, mengungkapkan rasa syukur atas capaian spektakuler Festival Cisadane tahun ini.
"Alhamdulillah Festival Cisadane berjalan selama lima hari dengan jumlah pengunjung mencapai sekitar 139.682 orang. Dampak ekonomi yang tercipta mencapai Rp10,63 miliar. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua," kata Boyke, Minggu (26/7/2026).
Menurutnya, dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu, jumlah kunjungan meningkat hingga 106 persen.
Efek KEN, Nama Kota Tangerang Kian Terangkat
Boyke menilai peningkatan tersebut tidak lepas dari keberhasilan Festival Cisadane masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.
Status tersebut dinilai memberikan efek berantai, mulai dari meningkatnya jumlah wisatawan, promosi daerah yang semakin luas, hingga bertambahnya nilai transaksi ekonomi selama festival berlangsung.
"Kota Tangerang memiliki Sungai Cisadane yang memiliki sejarah panjang. Melalui festival ini, warisan budaya tersebut terus kita lestarikan sekaligus dipromosikan ke tingkat nasional," ujarnya.
UMKM Panen Rezeki, Booth Bertambah Drastis
Tak hanya sektor pariwisata yang menikmati berkah Festival Cisadane.
Pelaku UMKM dan ekonomi kreatif juga merasakan lonjakan omzet yang signifikan. Penjualan selama festival tercatat meningkat lebih dari 100 persen.
Peningkatan itu didukung bertambahnya jumlah stan peserta dari 90 booth pada tahun lalu menjadi 160 booth pada Festival Cisadane 2026, atau naik sekitar 120 persen.
Kondisi tersebut menunjukkan festival tidak hanya menjadi ruang hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi panggung ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Pengunjung Puas, Minta Tahun Depan Lebih Meriah
Antusiasme masyarakat terlihat hingga malam penutupan festival.
Salah satunya Putri, warga Jatiuwung, yang untuk pertama kalinya mengunjungi Festival Cisadane.
Ia mengaku menikmati seluruh rangkaian acara, mulai dari area bazar, booth pelayanan pemerintah, hingga konser penutup.
"Seru banget, ramai. Saya jalan sampai jembatan kaca, lihat booth makanan dan pelayanan pemerintah. Tahun depan semoga lebih heboh lagi, booth lebih banyak dan acaranya makin meriah," ujarnya.
Festival Budaya yang Menggerakkan Ekonomi
Pemerintah Kota Tangerang berharap capaian Festival Cisadane 2026 menjadi pijakan untuk menghadirkan penyelenggaraan yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang.
Tak hanya sebagai ajang pelestarian budaya Sungai Cisadane, festival ini juga diharapkan terus menjadi motor penggerak pariwisata, ekonomi kreatif, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Festival Cisadane 2026 membuktikan satu hal: ketika budaya dikemas dengan baik, manfaatnya bukan hanya dirasakan di panggung pertunjukan, tetapi juga mengalir hingga ke kantong para pelaku usaha dan warga Kota Tangerang.
RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Info haji 4 hari yang lalu
Hukum | 2 hari yang lalu
Warta Banten | 1 minggu yang lalu
Patandang | 5 hari yang lalu
Patandang | 5 hari yang lalu
Parlemen | 4 hari yang lalu
Pendidikan | 6 hari yang lalu
Pendidikan | 6 hari yang lalu
Pendidikan | 1 minggu yang lalu
Warta Banten | 2 hari yang lalu





