Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

IKALUIN Award 2026: Merawat Warisan, Menginspirasi Perubahan

Oleh: H. Dede Zaki Mubarok
Jumat, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB
Foto ilustrasi - RMN -
Foto ilustrasi - RMN -

RMBANTEN.COM - DI TENGAH derasnya arus perubahan sosial, politik, teknologi, dan budaya, bangsa ini membutuhkan lebih banyak ruang untuk merayakan keteladanan. Bukan sekadar seremoni penghargaan, tetapi sebuah panggung yang menghadirkan inspirasi, meneguhkan nilai, dan mempertemukan karya-karya terbaik anak bangsa. Dalam konteks itulah, IKALUIN Award 2026 menemukan relevansinya.
 

Mengusung tema "Inspiring Legacy, Empowering Nation", IKALUIN Award bukan hanya agenda rutin alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Lebih dari itu, penghargaan ini menjadi cerminan komitmen alumni perguruan tinggi Islam dalam merawat warisan intelektual sekaligus mendorong perubahan positif bagi Indonesia.
 

Penghargaan yang Melampaui Simbol
 

Sering kali penghargaan dipahami hanya sebagai pemberian trofi atau pengakuan formal. Padahal, makna terdalam dari sebuah penghargaan adalah menghadirkan teladan yang layak ditiru.

IKALUIN Award mencoba mengangkat sosok-sosok yang selama ini bekerja dalam senyap. Mereka yang berjuang memberdayakan masyarakat, mengembangkan pendidikan, memperjuangkan hak asasi manusia, menjaga lingkungan hidup, melestarikan budaya, hingga menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
 

Dalam banyak kasus, para pejuang perubahan itu justru tidak selalu muncul di layar televisi atau menjadi perbincangan media sosial. Mereka bekerja di lapangan, mendampingi masyarakat, membangun kesadaran, dan menciptakan dampak nyata.
 

Karena itu, penghargaan seperti IKALUIN Award menjadi penting sebagai bentuk apresiasi sekaligus dokumentasi sejarah atas kontribusi mereka.
 

Alumni Sebagai Agen Perubahan
 

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah melahirkan ribuan alumni yang tersebar di berbagai sektor kehidupan. Ada yang menjadi ulama, akademisi, birokrat, aktivis, politisi, jurnalis, pengusaha, hingga pemimpin masyarakat.
 

Keberagaman profesi tersebut menunjukkan bahwa pendidikan Islam tidak hanya mencetak ahli agama, tetapi juga melahirkan agen perubahan yang mampu berkiprah dalam berbagai bidang strategis.
 

IKALUIN Award menjadi ruang untuk menegaskan kembali identitas itu. Bahwa alumni UIN memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir di tengah masyarakat, membawa nilai-nilai keislaman yang moderat, inklusif, dan berkemajuan.
 

Di tengah polarisasi sosial dan meningkatnya tantangan kebangsaan, peran alumni perguruan tinggi Islam menjadi semakin penting sebagai jembatan dialog, penjaga persatuan, dan penggerak kemajuan.
 

Membangun Budaya Apresiasi
 

Salah satu kelemahan bangsa ini adalah masih minimnya budaya apresiasi terhadap kerja-kerja sosial dan intelektual. Kita sering lebih cepat mengkritik daripada menghargai.
 

Padahal apresiasi adalah energi yang mampu melahirkan gerakan baru. Ketika seseorang diberi penghargaan atas dedikasinya, maka semangatnya akan menular kepada orang lain. Inspirasi berkembang menjadi gerakan, dan gerakan berkembang menjadi perubahan.
 

Karena itu, kategori penghargaan yang diusung IKALUIN Award 2026 patut diapresiasi. Mulai dari pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesetaraan gender, lingkungan hidup, hukum dan HAM, seni budaya, politik dan tata kelola pemerintahan, hingga kategori Young Hero dan Lifetime Achievement Award.
 

Kategori-kategori tersebut menunjukkan bahwa pembangunan bangsa tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas kemanusiaan dan peradaban.
 

Menyalakan Obor Harapan
 

Indonesia membutuhkan lebih banyak figur inspiratif. Bukan sekadar tokoh populer, tetapi pribadi-pribadi yang memiliki integritas, dedikasi, dan dampak nyata bagi masyarakat.
 

IKALUIN Award 2026 hadir sebagai upaya menyalakan obor harapan itu. Mengangkat mereka yang telah bekerja untuk bangsa dan memberi pesan kepada generasi muda bahwa perubahan selalu dimulai dari keberanian untuk berbuat.
 

Pada akhirnya, penghargaan ini bukan tentang siapa yang menerima trofi. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai keteladanan itu terus hidup, menginspirasi, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
 

Sebab bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang mampu melahirkan tokoh hebat, tetapi juga bangsa yang mampu menghargai dan merawat warisan perjuangan mereka.
 

Inspiring Legacy, Empowering Nation. Sebuah tema yang bukan sekadar slogan, melainkan panggilan untuk terus berkarya, mengabdi, dan memberi makna bagi Indonesia.
 

Penulis: Pimpinan Raja Media Group, Alumni IAIN Jakarta 97 Fak Dakwah/KPIrajamedia

Komentar: