Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Jelang 17 Agustus, Hoaks Marak! Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi

Laporan: Raja Media Network
Senin, 10 Agustus 2026 | 16:33 WIB
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi isu-isu Hoaks - Ilustrasi RMN -
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi isu-isu Hoaks - Ilustrasi RMN -

RMBANTEN.COM – Jakarta - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya informasi palsu atau hoaks yang beredar di media sosial menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
 

Agus mengakui sejumlah informasi yang mengaitkan TNI beredar secara masif di tengah masyarakat. Namun, ia menegaskan informasi tersebut belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
 

Pernyataan itu disampaikan Agus seusai rapat bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).
 

Hoaks tentang TNI Beredar Masif
 

Agus mengatakan penyebaran informasi yang tidak terverifikasi menjadi perhatian menjelang momentum nasional 17 Agustus.
 

“Ya, banyak ya (beredar hoaks), tentang TNI dan sebagainya. Jadi, berita itu kan beredar sangat masif dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujar Agus.
 

Menurutnya, masyarakat perlu lebih kritis sebelum mempercayai maupun menyebarkan informasi yang diterima melalui media sosial.
 

Panglima TNI Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi
 

Agus secara khusus mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
 

“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang beredar yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tegasnya.
 

Ia meminta masyarakat memastikan terlebih dahulu informasi yang diterima sebelum ikut menyebarkannya.
 

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga suasana tetap kondusif, terutama menjelang perayaan Hari Kemerdekaan yang akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia.
 

TNI-Polri Perkuat Pengamanan 17 Agustus
 

Di sisi lain, TNI dan Polri terus memperkuat koordinasi untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang 17 Agustus.
 

Agus mengatakan pengamanan akan disiapkan di berbagai wilayah dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah.
 

“Jadi, tiap wilayah kita siapkan pengamanan, tentunya secara SOP (standard operating procedure) kita membantu kepolisian,” tegasnya.
 

Koordinasi TNI-Polri tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
 

Jaga Kemerdekaan dari Provokasi Digital
 

Menjelang 17 Agustus, masyarakat diharapkan tidak hanya menjaga keamanan di lingkungan masing-masing, tetapi juga ikut menciptakan ruang digital yang sehat.
 

Informasi yang belum terverifikasi sebaiknya tidak langsung dipercaya maupun disebarluaskan.
 

Pesan Panglima TNI tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan juga perlu dijaga dari provokasi dan disinformasi yang berpotensi memecah konsentrasi serta persatuan masyarakat.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: