Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Halal Fest 2026 Dibuka! MUI dan Pemkot Tangerang Genjot UMKM Halal hingga Dakwah Digital

Laporan: Firman
Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:22 WIB
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono saat pembukaan Halal Fest 2026 - Prokopim Kota Tangerang -
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono saat pembukaan Halal Fest 2026 - Prokopim Kota Tangerang -

RMBANTEN.COM — Kota Tangerang — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang kembali menggelar Halal Fest 2026, sebuah festival yang memadukan syiar Islam, pemberdayaan ekonomi umat, dan penguatan generasi muda.
 

Festival yang digelar dalam rangka menyambut Milad ke-51 MUI ini berlangsung pada 18–26 Juli 2026 di Gedung MUI Kota Tangerang dan menghadirkan puluhan pelaku UMKM halal dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang.
 

Acara dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan.
 

Syiar Islam Jalan Bersama Ekonomi Umat
 

Maryono menegaskan, Halal Fest bukan sekadar bazar kuliner, melainkan ruang kolaborasi antara dakwah dan penguatan ekonomi masyarakat.
 

Menurutnya, festival ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai Islam mampu berjalan beriringan dengan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
 

"Festival ini menjadi bukti nyata bahwa syiar Islam dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi umat. Selain menjadi ruang dakwah dan edukasi keagamaan, Halal Fest juga menjadi wadah strategis pemberdayaan UMKM, pengembangan produk halal, serta penguatan literasi keislaman," kata Maryono, dikutip, Sabtu (18/7/2026).
 

UMKM Halal Naik Kelas
 

Maryono mengatakan, penyelenggaraan Halal Fest sejalan dengan komitmen Pemkot Tangerang dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembinaan UMKM.
 

Lewat pameran produk halal dan bazar yang digelar selama sepekan, para pelaku usaha didorong meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas daya saing di pasar.
 

Sertifikasi Halal dan Bantuan Hukum Disiapkan
 

Tak hanya menghadirkan kuliner halal, Halal Fest 2026 juga membuka Gerai Konsultasi Pendampingan Sertifikasi Halal (LP3H) serta Gerai Konsultasi Pendampingan Hukum bagi para pelaku UMKM.
 

Menurut Maryono, sertifikasi halal kini bukan lagi sekadar pelengkap administrasi.
 

"Sertifikasi halal adalah jaminan rasa aman bagi konsumen sekaligus menjadi nilai tambah yang membuka peluang pasar lebih luas bagi produk lokal," ujarnya.
 

Ia menambahkan, legalitas hukum juga menjadi benteng penting agar produk UMKM semakin kuat dan mampu bersaing.
 

Berdakwah Lewat Konten Digital
 

Halal Fest 2026 juga memberi ruang besar bagi generasi muda melalui berbagai kegiatan kreatif, seperti Lomba Da'i Remaja, Festival Shalawat, hingga Workshop Digital Dakwah dan Content Creator.
 

Maryono berharap semakin banyak anak muda memanfaatkan media digital untuk menyebarkan dakwah yang menyejukkan serta menghasilkan konten-konten positif di ruang publik.
 

"Saya berharap semakin banyak generasi muda yang mampu memanfaatkan media digital untuk menyebarkan dakwah yang sejuk, menghadirkan konten positif, dan menjadi teladan di tengah masyarakat," katanya.
 

Islam Hadir Lewat Kepedulian Sosial
 

Selain kegiatan keagamaan dan ekonomi, Halal Fest 2026 juga menghadirkan aksi sosial berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis.
 

Maryono menilai kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa ajaran Islam tidak hanya diwujudkan melalui ibadah ritual, tetapi juga melalui kepedulian, solidaritas, dan semangat berbagi kepada sesama.
 

Dengan konsep yang memadukan dakwah, ekonomi, edukasi, dan aksi sosial, Halal Fest 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat ekosistem halal sekaligus mendorong UMKM Kota Tangerang semakin maju dan berdaya saing.
 

RAJA MEDIA — Cepat, Tajam, Terpercaya.rajamedia

Komentar: