Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

FIFA Cabut Permanen Registration Ban, PERSIB Tuntaskan Perkara Lama Robert Rene Alberts

Laporan: Firman
Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:53 WIB
Foto: Dok. Persib
Foto: Dok. Persib

RAJAMEDIA.CO — Bandung — PT PERSIB Bandung Bermartabat (PBB) memastikan FIFA Registration Ban terkait perkara lama dengan mantan pelatih PERSIB, Robert Rene Alberts, telah resmi dicabut secara permanen.
 

Kepastian itu tertuang dalam surat resmi FIFA bertanggal 11 Agustus 2026 dengan Ref. No. FDD-28859. FIFA menyatakan proses perkara terhadap PERSIB telah ditutup setelah menerima konfirmasi bahwa Robert Rene Alberts telah menerima pembayaran yang menjadi kewajiban klub sesuai keputusan yang menjadi dasar perkara.
 

Dengan demikian, larangan PERSIB untuk mendaftarkan pemain baru terkait perkara tersebut dinyatakan dicabut secara permanen. FIFA juga meminta PSSI segera mencabut larangan tersebut pada tingkat nasional.
 

Perkara Lama Periode 2022 Diselesaikan
 

Perkara tersebut berkaitan dengan hubungan kontraktual PERSIB dan Robert Rene Alberts pada periode 2022.
 

Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA, manajemen PERSIB langsung melakukan penelaahan dan mengambil langkah penyelesaian secara terukur, terstruktur, serta sesuai mekanisme yang berlaku.
 

“Alhamdulillah, kami bersyukur proses ini telah diselesaikan dengan baik. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA terkait perkara lama yang berkaitan dengan periode 2022, kami langsung menentukan langkah yang diperlukan dan menyelesaikan kewajiban pembayaran sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujar manajemen PERSIB.
 

“FIFA kemudian secara resmi menyatakan proses perkara ini telah ditutup dan FIFA Registration Ban terkait perkara tersebut telah dicabut secara permanen.”
 

PERSIB Tegaskan Komitmen Tata Kelola
 

Manajemen PERSIB menilai penyelesaian perkara tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab klub dalam menghormati keputusan regulator.
 

PERSIB juga menegaskan bahwa kepatuhan terhadap regulasi menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalisme dan tata kelola klub sepak bola profesional.
 

“Bagi kami, setiap keputusan regulator harus dihormati dan ditindaklanjuti secara bertanggung jawab. Ketika terdapat kewajiban yang harus diselesaikan, kami menentukan prioritas dan mengambil langkah yang diperlukan agar persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik,” kata manajemen.
 

Prinsip tersebut, lanjut manajemen, menjadi bagian dari komitmen PERSIB dalam memperkuat tata kelola klub secara berkelanjutan.
 

Hadapi Persoalan dengan Rasional
 

PERSIB juga menegaskan pendekatan manajemen dalam menghadapi setiap persoalan yang berkaitan dengan klub.
 

Setiap situasi, menurut manajemen, harus dilihat secara objektif dengan mempertimbangkan aspek, konsekuensi, serta skala prioritas sebelum keputusan diambil.
 

“Dalam menghadapi setiap persoalan, kami selalu mengedepankan pola yang rasional, bukan emosional. Kami melihat setiap situasi secara objektif, mempelajari aspek serta konsekuensinya, kemudian menentukan langkah berdasarkan skala prioritas,” ujarnya.
 

Pendekatan tersebut dinilai membantu klub mengambil keputusan secara tepat dengan tetap mempertimbangkan kepentingan PERSIB secara keseluruhan.
 

Fokus Persiapan Musim 2026/2027
 

Dengan ditutupnya perkara dan dicabutnya FIFA Registration Ban secara permanen, PERSIB kini dapat kembali mengarahkan seluruh perhatian terhadap persiapan menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
 

“Saat ini fokus kami adalah mempersiapkan tim menghadapi musim 2026/2027. Kami ingin seluruh energi dan perhatian klub diarahkan pada persiapan kompetisi, sehingga tim dapat tampil sebaik mungkin dan memberikan prestasi yang membanggakan bagi Bobotoh,” kata manajemen.
 

Penyelesaian perkara ini sekaligus memberikan kepastian bagi klub dalam menatap musim baru tanpa adanya Registration Ban yang berkaitan dengan kasus tersebut.
 

Apresiasi untuk Bobotoh
 

Manajemen PERSIB turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh Bobotoh yang tetap memberikan kepercayaan, dukungan, dan kesabaran selama proses penyelesaian berlangsung.
 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Bobotoh atas kepercayaan, dukungan, dan kesabarannya. Kami memahami bahwa setiap perkembangan mengenai PERSIB selalu menjadi perhatian,” ujar manajemen.
 

PERSIB memastikan setiap kewajiban dan tantangan klub akan terus ditangani secara cepat, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
 

Kepatuhan Regulasi Jadi Komitmen
 

Sebagai klub sepak bola profesional, PERSIB menegaskan komitmennya untuk terus menghormati dan mematuhi seluruh aturan serta regulasi yang ditetapkan operator kompetisi maupun federasi, baik di tingkat domestik maupun internasional.
 

“PERSIB akan terus menjaga komitmen terhadap kepatuhan regulasi dan tata kelola klub yang profesional. Bagi kami, memenuhi setiap kewajiban merupakan bagian dari tanggung jawab,” tegas manajemen.
 

Dengan berakhirnya proses perkara tersebut dan dicabutnya FIFA Registration Ban secara permanen, PERSIB kini menatap musim 2026/2027 dengan optimisme.
 

Fokus klub pun kembali tertuju pada satu tujuan: mempersiapkan tim sebaik mungkin dan menghadirkan prestasi untuk seluruh Bobotoh.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: