Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Banten Siaga Mudik 2026, Pemprov–Polda Gelar Operasi Ketupat Maung

Laporan: Firman
Kamis, 26 Februari 2026 | 14:49 WIB
Sekda Banten, Deden Apriandhi memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi lintas sektoral di Aula Gawe Kuta Baluwarti Polda Banten, Kota Serang, Rabu (25/2/2026). - Biro Adpimpro Banten -
Sekda Banten, Deden Apriandhi memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi lintas sektoral di Aula Gawe Kuta Baluwarti Polda Banten, Kota Serang, Rabu (25/2/2026). - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM - Kota Serang – Menghadapi arus mudik Idul Fitri 1447 H/2026 M, Pemerintah Provinsi Banten dan Polda Banten menyusun strategi pengamanan terpadu. Targetnya jelas: mudik aman, lalu lintas tertib, dan masyarakat nyaman selama pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026.
 

Langkah awal dimulai dengan rapat koordinasi lintas sektoral di Aula Gawe Kuta Baluwarti Polda Banten, Kota Serang, Rabu (25/2/2026). Forum ini memastikan seluruh unsur pelayanan siap siaga, mengingat Banten adalah daerah penyangga Jakarta sekaligus penghubung utama Jawa–Sumatra.
 

“Sinergi dan kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” tegas Sekda Banten, Deden Apriandhi melansir laman bantenprov.go.id.
 

221 Nakes, 88 Posko Kesehatan Disiagakan
 

Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap operasi pengamanan, Pemprov Banten menyiapkan:

- 221 petugas kesehatan
- 186 personel Dinas Perhubungan
- 180 anggota Satpol PP
- 13 posko pengatur lalu lintas
- 88 posko kesehatan di berbagai wilayah
 

Menurut Deden, kehadiran petugas di lapangan menjadi jaminan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik maupun merayakan Idul Fitri di Banten.
 

“Kehadiran seluruh petugas memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.
 

ASN Terapkan Work From Anywhere
 

Pemprov Banten juga akan menyesuaikan jam kerja ASN guna mendukung kelancaran arus mudik. Kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Menpan-RB Nomor 2 Tahun 2026 dan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/2/HK.04/II/2026 tentang Work From Anywhere (WFA).
 

Langkah ini diharapkan mengurangi kepadatan lalu lintas pada jam-jam puncak keberangkatan dan arus balik.
 

Antisipasi Cuaca Ekstrem
 

Pemprov Banten mengimbau seluruh pihak aktif memantau informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
 

Koordinasi diperkuat agar setiap peringatan dini terkait hujan lebat, gelombang tinggi, maupun cuaca ekstrem segera disosialisasikan kepada petugas dan masyarakat.
 

“Setiap peringatan dini harus cepat diteruskan melalui berbagai media komunikasi,” kata Deden.
 

Kapolda: Tegas Tapi Humanis
 

Kapolda Banten Hengki menegaskan, Operasi Ketupat Maung adalah bentuk keseriusan seluruh pihak menjaga keselamatan masyarakat.
 

Ia mengingatkan sejumlah potensi kerawanan, mulai dari kepadatan pelabuhan, keterbatasan armada penyeberangan, pelanggaran lalu lintas, hingga gangguan kamtibmas.
 

“Saya meminta seluruh instansi meningkatkan koordinasi, memperkuat pengawasan lapangan, dan melaksanakan penegakan hukum secara tegas namun tetap humanis,” ujarnya.
 

Bagi Banten, mudik bukan sekadar tradisi tahunan. Ini ujian manajemen lalu lintas dan pelayanan publik. Dengan kolaborasi Pemprov dan Polda, targetnya satu: Lebaran aman, perjalanan nyaman.rajamedia

Komentar: