Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Wakil Ketua DPR Ingatkan Pemerintah Waspadai Dampak Kebijakan Tarif Impor AS

Laporan: Raja Media Network
Jumat, 04 April 2025 | 17:50 WIB
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad - Foto: Dok Humas DPR RI -
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad - Foto: Dok Humas DPR RI -

RMBANTEN.COM - Raja Media, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai dampak kebijakan tarif impor baru yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 
 

Menurutnya, Indonesia berisiko menjadi sasaran masuknya produk-produk dari negara lain yang tidak lagi bisa dipasarkan di AS.
 

"Penting bagi pemerintah untuk memperhatikan agar Indonesia tidak menjadi tempat pembuangan barang-barang dari negara lain yang terdampak kebijakan tarif impor AS," ujar Dasco kepada wartawan, Jumat (4/4/2025).
 

Ia menilai, jika Indonesia menjadi tujuan alternatif bagi negara lain untuk memasarkan produknya, hal ini bisa berdampak negatif pada industri dalam negeri dan menghambat program hilirisasi yang tengah dikembangkan oleh pemerintah.
 

"Ini sangat berbahaya bagi industri nasional dan berpotensi menggagalkan proses hilirisasi yang sedang berjalan," tambahnya.
 

Perlu Langkah Diplomasi
 

Lebih lanjut, Dasco menekankan pentingnya langkah diplomasi perdagangan yang efektif antara Indonesia dan Amerika Serikat. Sebagai mitra dagang strategis, Indonesia perlu melakukan upaya negosiasi agar tidak terdampak secara signifikan oleh kebijakan tarif impor yang baru.
 

"AS adalah mitra dagang penting bagi Indonesia. Oleh karena itu, kita harus menjalankan diplomasi perdagangan yang tepat agar hubungan ekonomi tetap menguntungkan bagi kedua negara," jelasnya.
 

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah-langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas industri dalam negeri serta memastikan kebijakan perdagangan yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.rajamedia

Komentar: