Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

SIAP 2026 Dimulai, SMESCO Dorong UMKM Naik Kelas dan Go Global Lewat AI

Laporan: Firman
Rabu, 30 September 2026 | 16:12 WIB
Direktur Utama SMESCO Indonesia Doddy Akhmadsyah Matondang - Humas KUMKM/RMN -
Direktur Utama SMESCO Indonesia Doddy Akhmadsyah Matondang - Humas KUMKM/RMN -

RMBANTEN.COM – Jakarta – SMESCO Indonesia resmi memulai SMESCO Incubation & Acceleration Program (SIAP) 2026, sebuah program inkubasi dan akselerasi yang diarahkan untuk memperkuat kapasitas bisnis serta daya saing UMKM Indonesia.
 

Mengusung tema “Mendorong UMKM Naik Kelas dan Go Global melalui Inovasi Digital dan Penguatan Kapasitas Bisnis”, Kick Off SIAP 2026 digelar di SMESCO Hub, Gedung SME Tower, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2026).
 

Program ini menempatkan pemanfaatan teknologi digital, penguatan kapasitas bisnis, akses pembiayaan, pasar, dan jejaring sebagai bagian penting dalam mendorong UMKM berkembang dan memperluas pasar.
 

Teknologi Jadi Kunci Daya Saing UMKM
 

Direktur Utama SMESCO Indonesia Doddy Akhmadsyah Matondang mengatakan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan perkembangan teknologi menjadi salah satu faktor penting untuk menghadapi perubahan lanskap bisnis.
 

Menurutnya, teknologi dapat membantu pelaku usaha meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pengembangan bisnis.


“UMKM perlu adaptif terhadap perkembangan teknologi. AI dapat menjadi salah satu alat untuk mendukung pengembangan usaha,” kata Doddy.
 

Salah satu agenda Kick Off SIAP 2026 menghadirkan sesi Strategic Partnerships bersama Google Gemini melalui materi “UMKM Naik Kelas Bareng Gemini AI” yang menghadirkan William Prabowo.
 

Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk mendukung berbagai kebutuhan pengembangan usaha.
 

Kenalkan Platform Digital untuk UMKM
 

Selain Google Gemini, peserta juga diperkenalkan dengan Usahaku.ai, platform yang menyediakan solusi dan teknologi digital untuk membantu pengelolaan serta pengembangan usaha.
 

Pemanfaatan berbagai teknologi tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif bagi UMKM dalam meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus menghadapi kebutuhan pasar yang terus berkembang.
 

SMESCO menilai transformasi UMKM tidak cukup hanya bertumpu pada kemampuan individu pelaku usaha. Ekosistem pendukung yang menghubungkan teknologi, pembiayaan, akses pasar, dan jejaring bisnis juga diperlukan.
 

“UMKM tidak bisa berkembang sendiri. Dibutuhkan teknologi, pembiayaan, akses pasar, dan jejaring,” ujar Doddy.
 

Didukung Banyak Mitra Strategis
 

SIAP 2026 didukung sejumlah mitra strategis. Bank Syariah Indonesia (BSI), PANDI, MWX, dan CDSI tercatat sebagai sponsor.
 

Program tersebut juga berkolaborasi dengan Google Gemini, KANCA, PrimaGraphia, Savlo.id, Sanggabiz, TOCO, RHB Management, Usahaku.id, ILDES, GTE (Future Minds Global), dan LSPR.
 

Sementara itu, Peluang dan Warta Ekonomi menjadi official media partner.
 

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem pendampingan yang mempertemukan UMKM dengan teknologi, pengetahuan, jejaring, serta peluang pengembangan usaha.
 

Ada Product Showcase dan Networking
 

SIAP 2026 tidak hanya memberikan pembekalan dan pendampingan. Program ini juga menghadirkan UMKM Product Showcase sebagai ruang bagi peserta memperkenalkan produk mereka.
 

Selain itu, tersedia sesi networking yang mempertemukan pelaku UMKM dengan mitra dan berbagai pihak dalam ekosistem bisnis.
 

Kegiatan tersebut diharapkan membuka peluang kolaborasi sekaligus memperluas jejaring usaha para peserta.
 

Dari Inkubasi hingga Evaluasi Bisnis
 

Setelah Kick Off, peserta akan mengikuti rangkaian program inkubasi dan akselerasi yang mencakup pembekalan, pendampingan, pengembangan kapasitas, hingga evaluasi perkembangan bisnis.
 

Rangkaian tersebut dirancang agar pengetahuan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam pengelolaan usaha.
 

Dengan demikian, program SIAP 2026 diarahkan untuk membantu UMKM memperkuat fondasi bisnis sekaligus mempersiapkan diri memperluas akses pasar.
 

“Kami ingin peserta tidak hanya belajar, tetapi juga menerapkannya dalam bisnis. Harapannya, UMKM semakin siap tumbuh dan memperluas pasar,” kata Doddy.
 

Program SIAP 2026 menjadi bagian dari upaya SMESCO Indonesia memperkuat kapasitas UMKM melalui kombinasi inovasi digital, pendampingan bisnis, akses pasar, pembiayaan, dan jejaring.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: