Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Sachrudin Dorong Sinergi Pusat-Daerah! Infrastruktur, Sampah, dan Digital Jadi Fokus

Laporan: Firman
Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:34 WIB
Wali Kota Tangerang Sachrudin saat mengikuti Forum Rembuk dan Bincang-bincang Otonomi Daerah Antar Kepala Daerah dan Kemendagri (Reboan) secara daring, Rabu (5/8/2026). - Prokopim Kota Tangerang -
Wali Kota Tangerang Sachrudin saat mengikuti Forum Rembuk dan Bincang-bincang Otonomi Daerah Antar Kepala Daerah dan Kemendagri (Reboan) secara daring, Rabu (5/8/2026). - Prokopim Kota Tangerang -

RMBANTEN.COM – Kota Tangerang - Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menyampaikan tiga agenda strategis yang dinilai membutuhkan dukungan lebih kuat dari Pemerintah Pusat. Ketiganya meliputi penguatan kapasitas fiskal daerah, pengelolaan sampah berkelanjutan, serta percepatan transformasi pemerintahan berbasis digital.
 

Aspirasi tersebut disampaikan Sachrudin saat mengikuti Forum Rembuk dan Bincang-bincang Otonomi Daerah Antar Kepala Daerah dan Kementerian Dalam Negeri (Reboan) yang digelar Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kemendagri secara daring, Rabu (5/8/2026).
 

Dorong Fiskal Daerah Lebih Kuat
 

Sachrudin menegaskan, percepatan pembangunan perkotaan tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan daerah semata.
 

Menurutnya, dukungan Pemerintah Pusat melalui pendanaan, regulasi, hingga teknologi menjadi faktor penting agar pembangunan berjalan lebih cepat dan merata.
 

"Kami berharap ada penguatan dukungan Pemerintah Pusat, terutama dalam peningkatan kapasitas fiskal untuk percepatan pembangunan infrastruktur perkotaan, pengembangan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, serta penyempurnaan kebijakan dan layanan pemerintahan berbasis digital," ujar Sachrudin.

TKD, DAU, dan DAK Jadi Penopang
 

Sachrudin menjelaskan, penguatan kapasitas fiskal harus didukung optimalisasi berbagai skema transfer ke daerah, seperti Transfer ke Daerah (TKD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), hingga Dana Bagi Hasil (DBH).
 

Selain dukungan anggaran, ia juga meminta penyederhanaan regulasi, kepastian kebijakan, peningkatan pembinaan, serta integrasi sistem informasi agar pelayanan publik semakin efektif.
 

"Kami membutuhkan penyederhanaan regulasi, kepastian kebijakan, penguatan pembinaan, serta integrasi sistem informasi dan layanan digital agar pemerintahan berjalan lebih efektif," katanya.
 

Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Kunci
 

Menurut Sachrudin, kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah akan mempercepat implementasi berbagai program pembangunan sekaligus memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
 

Ia berharap setiap kebijakan nasional dapat diterjemahkan secara lebih efektif di tingkat daerah melalui dukungan lintas sektor.
 

Kemendagri Apresiasi Kota Tangerang
 

Dalam forum tersebut, Direktur Produk Hukum Daerah Kemendagri Imelda memberikan apresiasi atas berbagai capaian Pemerintah Kota Tangerang.
 

Ia menilai Kota Tangerang berhasil menunjukkan kemajuan, khususnya dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang dinilai layak menjadi contoh bagi daerah lain.
 

"Kota Tangerang memiliki banyak program prioritas dan capaian yang baik, termasuk SPBE. Ini perlu terus ditingkatkan dan dapat menjadi role model bagi daerah lain," ujar Imelda.
 

Forum Aspirasi Daerah
 

Forum Reboan yang digelar rutin setiap Rabu menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dengan Kementerian Dalam Negeri untuk membahas berbagai tantangan penyelenggaraan pemerintahan.
 

Sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia turut mengikuti forum tersebut. Berbagai aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan tindak lanjut kementerian terkait maupun pembahasan pada forum-forum berikutnya.
 

RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: