Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

RPH Bayur Jadi Andalan Warga Tangerang, Kurban Kini Lebih Modern & Higienis

Laporan: Firman
Jumat, 29 Mei 2026 | 07:01 WIB
Rumah Pemotongan Hewan Bayur milik Pemerintah Kota Tangerang di Kecamatan Periuk - Foto: Dok. Prokopim Kota Tangerang -
Rumah Pemotongan Hewan Bayur milik Pemerintah Kota Tangerang di Kecamatan Periuk - Foto: Dok. Prokopim Kota Tangerang -

RMBANTEN.COM — Kota Tangerang — Proses pemotongan hewan kurban di Kota Tangerang kini makin modern dan tertata. Masyarakat mulai beralih memanfaatkan fasilitas Rumah Pemotongan Hewan Bayur milik Pemerintah Kota Tangerang di Kecamatan Periuk untuk menyembelih hewan kurban saat Hari Raya Iduladha.
 

Selain lebih higienis, sistem pelayanan di RPH Bayur juga sudah berbasis digital dan didukung fasilitas modern.
 

Kepala UPT RPH Bayur Suhendriawan mengatakan, selama momen Iduladha tahun ini pihaknya telah memproses sekitar 45 ekor hewan kurban.
 

“Pemkot Tangerang ingin memastikan masyarakat bisa berkurban dengan aman, nyaman, dan sesuai syariat,” ujar Suhendriawan mengutip laman Pemkot Tangerang, Jumat (29/5/2026).
 

Daftar Digital, Bayar Pakai QRIS
 

Untuk menjaga ketertiban dan mempercepat pelayanan, RPH Bayur menerapkan sistem pendaftaran digital bagi masyarakat dan panitia kurban.
 

Setelah terdaftar, hewan kurban diproses sesuai antrean dan pembayaran dilakukan secara non tunai menggunakan QRIS.
 

“Pembayarannya praktis menggunakan QRIS sebesar Rp60 ribu, itu sudah termasuk biaya pemotongan dan penggunaan kandang,” kata Suhendriawan.
 

Menurutnya, sistem tersebut membuat proses pemotongan menjadi lebih tertib, cepat, dan transparan.
 

Dilengkapi Ruang Boning Modern
 

Tak hanya mengandalkan sistem digital, RPH Bayur juga memiliki fasilitas modern untuk mempercepat proses pemotongan dan menjaga kualitas daging kurban.
 

Salah satunya ruang boning atau pemisahan daging dan tulang secara higienis.
 

“Fasilitas di sini sudah lengkap, ada area pemotongan khusus dan ruang boning sehingga proses lebih cepat selesai,” jelasnya.
 

Limbah Diolah dengan IPAL
 

RPH Bayur juga disebut sangat memperhatikan dampak lingkungan dari aktivitas pemotongan hewan kurban.
 

Untuk mengatasi limbah pemotongan, pihak RPH memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) mandiri dengan sistem sedimentasi dan tujuh lubang penyaringan.
 

Semua fasilitas tersebut difungsikan untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekitar.
 

“Kami ingin proses pemotongan tetap bersih dan tidak menimbulkan gangguan bagi warga,” ujar Suhendriawan.
 

Majelis Taklim Pilih Potong di RPH
 

Salah satu kelompok masyarakat yang rutin memanfaatkan layanan RPH Bayur adalah Majelis Taklim Permanis dari Ketapang, Cipondoh.
 

Pada Iduladha tahun ini, mereka memotong sembilan ekor sapi di fasilitas milik Pemkot Tangerang tersebut.
 

Ketua panitia kurban Majelis Taklim Permanis Humairoh mengaku memilih RPH karena faktor keamanan, kebersihan, dan efisiensi waktu.
 

“Di sini lebih aman, cepat, dan kebersihannya bagus. Pelayanannya juga memuaskan,” katanya.
 

Menurut Humairoh, biaya pemotongan di RPH sebenarnya tidak jauh berbeda dibanding pemotongan manual di lingkungan rumah.
 

Namun, penggunaan alat modern membuat proses kerja jauh lebih cepat dan praktis.
 

“Kalau di luar kan masih manual. Di sini alat-alatnya sudah canggih, jadi jauh lebih cepat,” ujarnya.rajamedia

Komentar: