Banten

Politik

Parlemen

Hukum

Ekbis

Peristiwa

Keamanan

Nasional

Olahraga

Dunia

Opini

Galeri

Gaya Hidup

Budaya

Pendidikan

Kesehatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Pemkab Tangerang Gandeng Pemkab Cirebon Jaga Ketersediaan Bawang Merah

Laporan: CAREP-02
Kamis, 19 Desember 2024 | 08:17 WIB
Pemkab Tangerang jalin kerjasama dengan Pemkab Cirebon terkait kstersediaan bawang merah. [Foto: Dok Pemkab/RMB]
Pemkab Tangerang jalin kerjasama dengan Pemkab Cirebon terkait kstersediaan bawang merah. [Foto: Dok Pemkab/RMB]

RMBANTEN.COM - Cirebon - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama dengan Pemkab Cirebon menggelar rapat kerja sama Tim Pengendalian Inflasi Daerah di Verse Hotel Cirebon, Kabupaten Cirebon, Selasa hingga Rabu, 17-18 Desember 2024.


Agenda ini dilakukan dalam rangka menanggulangi inflasi daerah, khususnya dalam stabilisasi harga komoditas bawang merah.


Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Iskandar Nordat menyatakan kunjungan ke Kabupaten Cirebon untuk memastikan ketersediaan pasokan bawang yang cukup dari daerah tersebut.


Menurutnya, Cirebon memiliki potensi besar dalam produksi bawang merah, dengan luas lahan petani bawang mencapai sekitar 300 hingga 350 ribu hektar. 


"Kami ingin memastikan bahwa komunikasi antara kami dan petani bawang di Cirebon berjalan lancar. Kami berharap, dengan adanya kerja sama ini, pasokan bawang dari Cirebon dapat mencukupi kebutuhan di Kabupaten Tangerang, terutama saat permintaan meningkat," ujar Iskandar.


Dikatakan Iskandar, kerja sama antar daerah ini dianggap sebagai langkah strategis dalam menahan inflasi, terutama untuk memastikan ketersediaan bahan pokok.


"Jika kebutuhan bawang merah di Kabupaten Tangerang tidak mencukupi, kami dapat segera mendapatkan pasokan dari Cirebon," tambahnya.


Lebih lanjut, Iskandar mengatakan, pemantauan harga dan intervensi harga melalui kegiatan seperti Gerakan Pasar Murah hingga Operasi Pasar juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menstabilkan harga.


"Dengan pasokan yang lancar, harga akan kembali normal, dan inflasi dapat ditekan," ujarnya.


Semetara, Koordinator Bidang Hortikultura Kabupaten Cirebon, Didin Jaenudin pun menyambut baik kerja sama ini. Ia berharap kolaborasi antara kedua kabupaten dapat menjaga kestabilan harga bawang merah di pasar. 


"Dengan adanya kerja sama ini, ketika harga bawang merah di pasar melonjak, kita bisa membantu Kabupaten Tangerang dengan menyediakan pasokan yang stabil. Harapannya, kerja sama ini bisa diperluas ke kabupaten-kabupaten lain untuk menanggulangi inflasi komoditas bawang merah," ujarnya.


Lebih lanjut, Ketua Koperasi Bawang Merah Kabupaten Cirebon, Wasirudin mengungkapkan dukungannya terhadap upaya pemerintah yang mendukung para petani.


Ia menyatakan, sebagai koperasi pihaknya akan terus menjembatani para petani agar bisa mendapatkan akses yang lebih baik dalam bertanam bawang.


"Para petani sangat mendukung penuh kerja sama ini, terutama dengan adanya dukungan pemerintah yang terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya.


Wasirudin optimistis bahwa dengan kerja sama ini, pada tahun 2025, Kabupaten Cirebon akan menjadi pusat produksi bawang unggulan, sejajar dengan daerah lainnya seperti Brebes. 


"Kami juga sedang mempersiapkan bibit bawang khas Cirebon yang berkualitas, sehingga petani bisa lebih termotivasi untuk menanam bawang dan meningkatkan hasil produksi," pungkasnyarajamedia

Komentar: