Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Hari Keempat Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Belum Padam! Ratusan Warga Terkena ISPA

Laporan: Firman
Jumat, 03 Juli 2026 | 11:10 WIB
Foto ilustrasoi - RMN -
Foto ilustrasoi - RMN -

RMBANTEN.COM — Tangerang — Kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, belum juga berhasil dipadamkan. Hingga Jumat (3/7/2026) pukul 10.00 WIB, kobaran api masih menyala dan telah memasuki hari keempat.
 

Petugas gabungan dari berbagai instansi masih berjibaku di lapangan. Upaya pemadaman diperkuat dengan pengerahan helikopter water bombing untuk menyiram titik-titik api yang tersembunyi di dalam gunungan sampah.
 

Status Tanggap Darurat Ditetapkan 14 Hari
 

Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran selama 14 hari, mulai 1 hingga 14 Juli 2026.

Langkah ini diambil menyusul semakin meluasnya area kebakaran yang kini mencapai sekitar 15 hektare, meningkat drastis dari perkiraan awal yang hanya sekitar dua hektare.
 

Cuaca panas, tiupan angin yang berubah-ubah, serta tumpukan sampah yang mengandung gas metana menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman.
 

Api bahkan terus muncul dari bagian bawah timbunan sampah sehingga menyulitkan petugas untuk melakukan pendinginan secara menyeluruh.
 

Polusi Udara Sangat Berbahaya
 

Dampak kebakaran tidak hanya dirasakan di lokasi TPA, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat sekitar.
 

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melaporkan kualitas udara di sekitar kawasan TPA berada pada kategori sangat tidak sehat.
 

Konsentrasi PM2.5 bahkan menembus angka 1.000, jauh melampaui ambang batas aman yang hanya berada di kisaran 55.
 

Kondisi tersebut menunjukkan tingginya paparan partikel halus berbahaya yang dapat masuk ke paru-paru dan memicu gangguan kesehatan serius.
 

154 Warga Terserang ISPA
 

Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mencatat sedikitnya 154 warga mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat menghirup asap pekat dari kebakaran.
 

Kelompok yang paling banyak terdampak adalah balita, anak-anak, lansia, serta ibu hamil.
 

Untuk mempercepat pelayanan, pemerintah membuka empat posko kesehatan di sekitar lokasi dengan menyiagakan 25 tenaga medis yang memberikan layanan pemeriksaan dan pengobatan bagi warga.
 

Puluhan Warga Dievakuasi
 

Asap pekat yang terus menyelimuti permukiman memaksa pemerintah mengevakuasi sekitar 62 hingga 64 jiwa dari Desa Tanjakan Mekar, wilayah yang paling dekat dengan lokasi kebakaran.
 

Para pengungsi sementara ditempatkan di Kantor Kepala Desa dan sejumlah lokasi aman lainnya hingga kondisi dinyatakan membaik.
 

BNPB Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.
 

Warga yang terpaksa beraktivitas di luar diminta selalu menggunakan masker guna mengurangi risiko menghirup partikel debu, abu, dan gas beracun dari kepulan asap kebakaran.
 

Pemerintah juga meminta masyarakat tetap waspada karena proses pemadaman diperkirakan masih membutuhkan waktu mengingat titik api berada jauh di dalam timbunan sampah.
 

Kebakaran TPA Jatiwaringin kini menjadi salah satu bencana lingkungan paling serius yang tengah dihadapi Kabupaten Tangerang, dengan dampak yang tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga kesehatan ribuan warga di sekitarnya.
 

RAJA MEDIA I Tangerangrajamedia

Komentar: