Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Bupati Tangerang Warning Judol & Narkoba: Masjid Benteng Anak Muda

Laporan: Firman
Jumat, 29 Mei 2026 | 20:30 WIB
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid - Foto: Dok. Prokopim Tangerang -
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid - Foto: Dok. Prokopim Tangerang -

RMBANTEN.COM — Tangerang — Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyoroti ancaman sosial yang kini membayangi generasi muda, mulai dari judi online hingga penyalahgunaan narkoba.
 

Peringatan itu disampaikan Maesyal Rasyid saat menghadiri kegiatan Jum’at Keliling (Jumling) Pemerintah Kabupaten Tangerang di Masjid Al-Huda Cikuda, Jumat (29/5/2026).
 

Di hadapan jamaah salat Jumat, Maesyal menegaskan masjid harus diperkuat fungsinya bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan moral dan penguatan karakter masyarakat.
 

“Masjid harus menjadi benteng iman dan sosial bagi generasi muda,” tegas Maesyal mengutip laman Pemkab Tangerang.
 

Judol dan Narkoba Jadi Ancaman
 

Menurut Maesyal, tantangan sosial saat ini semakin kompleks dan mengkhawatirkan.
 

Karena itu, seluruh elemen masyarakat mulai dari keluarga, tokoh agama, hingga pemerintah daerah diminta ikut aktif menjaga generasi muda dari pengaruh negatif.
 

“Kita semua punya tanggung jawab menjaga anak-anak kita dari pengaruh negatif seperti narkoba, judi online, hingga kenakalan remaja lainnya,” ujarnya.
 

Pembinaan Berbasis Lingkungan Diperkuat
 

Maesyal menilai pendekatan keagamaan dan pembinaan berbasis lingkungan menjadi langkah efektif untuk menjaga anak muda tetap berada di jalur positif.
 

Ia berharap generasi muda Kabupaten Tangerang tidak hanya terhindar dari pengaruh buruk, tetapi juga mampu memberi kontribusi positif bagi masyarakat.
 

“Pendekatan melalui sisi keagamaan perlu terus diperkuat dan pembinaan berbasis lingkungan juga ditingkatkan,” katanya.
 

Masjid Harus Makmur
 

Dalam kegiatan Jumling tersebut, Maesyal juga mengajak masyarakat Cisauk untuk terus memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan sosial dan pendidikan keagamaan.
 

Mulai dari pendidikan Al-Qur’an, majelis taklim, hingga aktivitas sosial kemasyarakatan dinilai penting untuk memperkuat kebersamaan warga.
 

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi pusat kebersamaan dan pembinaan umat,” ujarnya.
 

Beasiswa dan Infrastruktur Terus Digenjot
 

Selain bicara soal pembinaan moral, Maesyal juga menegaskan komitmen Pemkab Tangerang dalam pembangunan sumber daya manusia dan infrastruktur daerah.
 

Salah satunya melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
 

Saat ini, Pemkab Tangerang disebut telah bekerja sama dengan 38 perguruan tinggi guna membuka akses pendidikan bagi putra-putri daerah.
 

Di sektor infrastruktur, pemerintah daerah juga terus melakukan pembangunan dan perbaikan jalan di berbagai wilayah.
 

Maesyal berharap pembangunan fisik berjalan seiring dengan penguatan nilai religius di tengah masyarakat.
 

“Tujuannya agar Kabupaten Tangerang menjadi daerah yang maju, religius, dan sejahtera,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: