Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

16 Ormas Islam Bertemu Prabowo di Hambalang, Sepakat Jaga Persatuan Bangsa!

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 31 Agustus 2025 | 05:04 WIB
Pimpinan Ormas memberikan keterangan pers, usai melakukan pertemuam dengan Presiden Prabowo Subianto di Hambalang - Dok Muhammaduyah -
Pimpinan Ormas memberikan keterangan pers, usai melakukan pertemuam dengan Presiden Prabowo Subianto di Hambalang - Dok Muhammaduyah -

RMBANTEN.COM - Hambalang, Polkam - Pertemuan 16 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dengan Presiden Prabowo Subianto berlangsung di Hambalang, Sabtu (30/8).
 

Sejumlah ketua umum dan sekjen ormas hadir, termasuk Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
 

Dialog Terbuka Tiga Jam
 

Haedar Nashir menuturkan dialog dengan Presiden yang berlangsung sekitar tiga jam itu berjalan terbuka.
 

“Kami selama 3 jam tadi berdialog dan kami juga memberi masukan dan pandangan. Pak Presiden begitu terbuka,” ujarnya.
 

Menurutnya, forum ini menjadi sarana penting bagi ormas untuk menyampaikan aspirasi umat secara langsung kepada Presiden.
 

Ormas sebagai Penjaga Persatuan
 

Haedar menekankan, ormas Islam memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa. Ia menegaskan komitmen tersebut harus diwujudkan melalui kerja sama nyata antar komponen bangsa.
 

“Kami punya pandangan yang sama bahwa kita kekuatan ormas Islam sebagai kekuatan yang punya sejarah yang panjang di republik ini... memahami betul bahwa persatuan, keutuhan dan masa depan bangsa itu perlu kita jaga bersama,” ucapnya.
 

Demokrasi dengan Tanggung Jawab
 

Haedar juga mengingatkan agar demokrasi dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Perbedaan, menurutnya, harus dikelola secara dewasa.
 

“Kami memahami demokrasi dan aspirasi, tetapi hendaknya... seluruh rakyat Indonesia dapat memanfaatkan demokrasi itu dengan penuh pertanggungjawaban, keadaban, dan mewaspadai agar tidak terkontaminasi oleh hal-hal yang membawa pada kekerasan dan perbuatan-perbuatan yang meruntuhkan keutuhan bangsa,” tegasnya.rajamedia

Komentar: