Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

108 ASN Pamit, Tapi Pengabdian Tak Pensiun! Begini Pesan Menyentak Sekda

Laporan: Firman
Selasa, 07 April 2026 | 11:04 WIB
Ratusan ASN di Kota Tangerang mendapat SK pensiun dan penghargan - Foto: Dok Pemkot Tangerang -
Ratusan ASN di Kota Tangerang mendapat SK pensiun dan penghargan - Foto: Dok Pemkot Tangerang -

RMBANTEN.COM - Kota Tangerang – Sebanyak 108 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi menutup masa tugasnya di Pemerintah Kota Tangerang. Namun satu pesan tegas disampaikan Sekretaris Daerah, Herman Suwarman: pensiun bukan akhir pengabdian.
 

Momen haru itu terjadi dalam penyerahan SK pensiun periode 1 Mei–1 Juli 2026 yang digelar di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (7/4/2026). Acara juga dirangkai dengan penyerahan SK kenaikan pangkat serta sosialisasi ketaspenan.
 

Penghormatan untuk Pengabdian Panjang
 

Sebanyak 108 ASN yang memasuki masa purna tugas berasal dari berbagai lini: pejabat administrasi, pengawas, guru, tenaga kesehatan, hingga pelaksana.
 

Bagi Herman, penyerahan SK bukan sekadar formalitas birokrasi. Ini adalah bentuk penghormatan atas dedikasi panjang para abdi negara.
 

“Ini bentuk apresiasi atas loyalitas dan pengabdian bapak ibu kepada masyarakat dan Pemkot Tangerang,” ujar Herman, mengutip laman resmi Pemkot Tangerang
.

Ia menegaskan, selama bertahun-tahun para ASN telah menjadi bagian penting dalam roda pembangunan kota.
 

389 ASN Naik Pangkat
 

Di saat yang sama, Pemkot Tangerang juga memberi kabar baik bagi ASN aktif. Sebanyak 389 pegawai menerima kenaikan pangkat.
 

Rinciannya: 286 ASN Golongan III, 80 ASN Golongan IVa–IVb, dan 23 ASN Golongan IVc ke atas.
 

Momentum ini, kata Herman, harus menjadi pemicu untuk meningkatkan kinerja dan tanggung jawab.
 

Pensiun Bukan Titik Akhir
 

Herman mengingatkan, status ASN memang berakhir. Tapi semangat pengabdian tidak boleh ikut berhenti.
 

Menurutnya, para pensiunan tetap memiliki peran penting di tengah masyarakat—membawa pengalaman, kebijaksanaan, dan keteladanan.
 

“Pengabdian tidak berhenti saat pensiun. Peran bapak ibu tetap dibutuhkan,” tegasnya.
 

Refleksi untuk ASN Aktif
 

Bagi ASN yang masih aktif, momen ini menjadi pengingat keras: setiap tugas adalah jejak yang akan dipertanggungjawabkan.
 

Tak hanya secara administratif, tapi juga secara moral.
 

“Semua yang kita lakukan adalah bagian dari jejak pengabdian,” ujar Herman.
 

Babak Baru, Tetap Berkarya
 

Menutup acara, Herman mengajak para ASN yang pensiun untuk menyambut fase baru dengan optimisme.
 

Pensiun, katanya, bukan garis finis—melainkan awal perjalanan baru.
 

Pesannya sederhana tapi kuat: tetap sehat, tetap aktif, dan terus berkarya sesuai passion.
 

Karena sejatinya, pengabdian tak pernah mengenal kata pensiun.rajamedia

Komentar: