Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Zamaludin Maju Calon Ketua DPRD Kota Tangerang: Bukan Sekadar Kejar Jabatan

Laporan: Firman
Jumat, 14 Agustus 2026 | 10:23 WIB
Zamaludin maju mencalonkan diri Ketua DPRD Kota Tangerang - Ilustrasi RMN -
Zamaludin maju mencalonkan diri Ketua DPRD Kota Tangerang - Ilustrasi RMN -

RMBANTEN.COM — Kota Tangerang — Seleksi calon Ketua DPRD Kota Tangerang mulai menjadi perhatian publik. Proses tersebut digelar untuk mencari pengganti almarhum Rusdi Alam, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang.


Pendaftaran seleksi dibuka pada 11–13 Agustus 2026. Enam kader Partai Golkar masuk dalam bursa, yakni Zamaludin, Supiani, Samsuni, Kosasih, Mustofa Kamaludin, dan Saiful Milah.


Dari enam nama tersebut, sosok Zamaludin menjadi salah satu figur yang cukup diperhitungkan karena pengalaman panjangnya di internal partai maupun sebagai legislator.


Zamaludin Tegaskan Siap Ikuti Seleksi


Zamaludin mengaku siap mengikuti seluruh tahapan seleksi calon Ketua DPRD Kota Tangerang.


Menurutnya, keputusan mengikuti proses tersebut bukan semata-mata karena mengejar jabatan, tetapi didorong rasa tanggung jawab sebagai kader partai dan anggota DPRD untuk melanjutkan tugas kelembagaan setelah wafatnya Rusdi Alam.


"Kalau saya ditanya kenapa ikut dalam proses ini, karena saya merasa sebagai kader partai dan anggota DPRD punya tanggung jawab. Setelah almarhum Pak Rusdi Alam meninggal dunia, tentu harus ada yang melanjutkan tugas-tugas kelembagaan DPRD," ujar Zamaludin, Jumat (14/8/2026).


65 Tahun, Punya Pengalaman Partai dan Legislatif


Zamaludin lahir pada 1 Februari 1961 dan kini berusia 65 tahun.


Ia dikenal sebagai salah satu kader senior Partai Golkar di Kota Tangerang. Pengalaman di internal partai serta jam terbang sebagai legislator menjadi modal yang dibawanya dalam proses seleksi.


"Saya merasa punya pengalaman, baik di organisasi maupun di legislatif. Pengalaman itu tentu bisa menjadi bekal kalau nantinya saya dipercaya untuk memimpin DPRD," katanya.


Zamaludin juga pernah menjabat sebagai Sekretaris DPD Golkar selama dua periode dan saat ini dipercaya sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Tangerang.


Senioritas Bukan Alasan Merasa Paling Berhak


Meski memiliki pengalaman panjang, Zamaludin menegaskan tidak ingin menjadikan senioritas sebagai alasan untuk merasa paling berhak menduduki kursi Ketua DPRD.


Menurutnya, seluruh kader yang masuk dalam bursa memiliki kapasitas dan kelebihan masing-masing.


"Senioritas bagi saya bukan berarti merasa paling berhak. Itu hanya salah satu bagian dari pengalaman yang bisa menjadi pertimbangan. Semua kader yang masuk bursa tentu memiliki kapasitas dan kelebihan masing-masing," ujarnya.


Ia pun menyatakan siap bersaing secara sehat dengan lima kandidat lainnya.


"Saya menghormati semua teman-teman yang masuk dalam proses ini. Kita sama-sama kader Golkar dan sama-sama memiliki tanggung jawab terhadap partai serta masyarakat Kota Tangerang," tutur Zamaludin.


PDLT Jadi Salah Satu Ukuran Seleksi


Dalam proses seleksi, DPD Golkar menggunakan sejumlah indikator untuk menentukan tiga nama yang nantinya akan disampaikan kepada DPP Partai Golkar.


Penilaian mencakup kapasitas, kapabilitas, senioritas, serta kriteria PDLT, yakni Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela.


Zamaludin menilai kriteria tersebut penting karena Ketua DPRD tidak hanya dituntut memiliki kemampuan politik, tetapi juga harus mampu memimpin lembaga legislatif secara kelembagaan.


"Kalau bicara kriteria, tentu saya menyerahkan kepada tim seleksi. Yang jelas, kapasitas, kapabilitas, pengalaman, loyalitas dan rekam jejak harus menjadi pertimbangan," jelasnya.


Siap Jika Dipercaya, Hormati Jika Bukan Pilihan


Zamaludin menyatakan siap apabila nantinya mendapat kepercayaan dari DPP Partai Golkar untuk memimpin DPRD Kota Tangerang.


Namun, ia juga menegaskan akan menerima apabila partai menetapkan kader lain.


"Kalau dipercaya, saya siap menjalankan amanah. Tetapi kalau keputusan partai menunjuk kader yang lain, saya juga harus menghormati dan mendukung keputusan tersebut," tegasnya.


Baginya, kepentingan partai dan masyarakat Kota Tangerang harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi.


Pengamat: Zamaludin Layak Diperhitungkan


Pengamat politik sekaligus mantan juru bicara Wali Kota Tangerang Sachrudin pada Pilkada 2024, Imron Hamami, menilai Zamaludin merupakan salah satu figur yang layak diperhitungkan.


Menurut Imron, pengalaman organisasi, senioritas, serta posisi Zamaludin di internal partai menjadi nilai tambah dalam proses seleksi.


"Kalau melihat dari sisi senioritas, pengalaman dan posisi di internal partai, Zamaludin memang menjadi salah satu figur yang perlu dipertimbangkan," kata Imron.


Ia menilai Ketua DPRD membutuhkan sosok yang tidak hanya memahami politik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi dan kepemimpinan kelembagaan.


"Ketua DPRD itu bukan hanya soal jabatan. Ada kemampuan memimpin lembaga, membangun komunikasi politik, memahami dinamika pemerintahan dan menjaga hubungan kelembagaan," ujarnya.


Mantan Ketua HMI: Zamaludin Punya Keterbukaan


Dukungan terhadap Zamaludin juga disampaikan aktivis sekaligus mantan Ketua HMI Cabang Tangerang periode 2018–2019, Tiba Yuda Laksana.


Ia mengaku memiliki pengalaman berinteraksi dengan Zamaludin ketika masih aktif sebagai Ketua Umum HMI Cabang Tangerang.


"Sewaktu saya masih menjadi Ketua Umum HMI tahun 2018 di Kota Tangerang, beliau sangat terbuka untuk berdiskusi, dan mampu bergaul dengan para senior baik di HMI maupun di Partai Golkar itu sendiri," ujar Tiba.


Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan dirinya menilai Zamaludin layak memimpin DPRD Kota Tangerang.


"Menurut saya H. Zamaludin sangat layak menjadi Ketua DPRD Kota Tangerang menggantikan almarhum senior kami yaitu H. Rusdi Alam," tutupnya.


Bola Kini di Tangan Partai Golkar


Dengan berakhirnya masa pendaftaran pada 13 Agustus, proses seleksi akan memasuki tahapan penilaian untuk menentukan tiga nama yang akan diajukan ke DPP Partai Golkar.


Enam kader kini membawa modal dan pengalaman masing-masing. Zamaludin menjadi salah satu kandidat yang menonjol dengan pengalaman panjang di partai dan legislatif.


Namun, keputusan akhir tetap berada pada mekanisme internal Partai Golkar. Siapa pun yang terpilih nantinya akan menghadapi tugas penting untuk melanjutkan kepemimpinan DPRD Kota Tangerang sekaligus menjaga fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan demi kepentingan masyarakat.


RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: