37.562 Siswa Nikmati Sekolah Gratis, Pemkab Tangerang Siapkan Rp68 Miliar
RMBANTEN.COM – Tangerang – Program Sekolah Swasta Gratis/Setara di Kabupaten Tangerang tak boleh berhenti pada pembebasan biaya pendidikan. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan program tersebut harus berjalan beriringan dengan peningkatan mutu pembelajaran, sarana prasarana, dan kompetensi tenaga pendidik.
Hal itu disampaikan Maesyal saat Evaluasi Program Sekolah Swasta Gratis/Setara Tahun 2026 di Hotel Vega Gading Serpong, Senin (28/9/2026).
“Program sekolah gratis tidak hanya soal membebaskan biaya pendidikan. Harus dibarengi dengan peningkatan mutu pembelajaran, sarana dan prasarana, serta kompetensi para tenaga pendidik. Ini yang harus menjadi perhatian kita bersama,” tegas Maesyal.
Sekolah Swasta Jadi Mitra Utama
Menurut Maesyal, kemitraan Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan lembaga pendidikan swasta menjadi bagian penting dalam memperluas akses pendidikan.
Keberadaan sekolah swasta dinilai memiliki peran strategis untuk memastikan seluruh anak di Kabupaten Tangerang memperoleh kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak.
“Sekolah swasta bukan sekadar pelengkap, tetapi mitra utama pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di Kabupaten Tangerang. Tanpa peran aktif sekolah swasta, pemerataan akses pendidikan tidak akan tercapai secara optimal,” ujarnya.
281 Sekolah dan Puluhan Ribu Siswa
Pada 2026, Program Sekolah Swasta Gratis/Setara mencakup 71 sekolah dasar (SD) dengan total 9.676 peserta didik.
Untuk jenjang SMP, program tersebut mencakup 193 sekolah dengan jumlah peserta didik mencapai 27.886 siswa.
Dengan demikian, program ini mencakup 264 sekolah dan 37.562 peserta didik pada jenjang SD dan SMP.
Anggaran Capai Rp68 Miliar
Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan anggaran Rp13,9892 miliar untuk jenjang SD.
Sementara untuk jenjang SMP, alokasi anggaran mencapai Rp54,0108 miliar.
Total dukungan anggaran Program Sekolah Swasta Gratis/Setara 2026 untuk kedua jenjang tersebut mencapai sekitar Rp68 miliar.
Maesyal menegaskan dukungan anggaran tersebut harus benar-benar diarahkan untuk mendukung pelaksanaan program sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah swasta.
Dana Hibah Harus Akuntabel
Maesyal juga meminta pengelolaan dana Program Sekolah Swasta Gratis/Setara dilakukan secara terbuka, tepat sasaran, dan akuntabel.
Menurutnya, evaluasi menjadi momentum untuk memetakan kendala administratif maupun operasional yang dihadapi sekolah, sekaligus mencari solusi bersama.
“Pengelolaan dana harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, serta tepat sasaran. Kita ingin manfaat program ini benar-benar dirasakan langsung oleh peserta didik dan masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
NPHD Diperbaiki, Administrasi Diperketat
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan berkas Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) hasil perbaikan kepada Tim Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.
Maesyal mengingatkan seluruh kepala sekolah dan pengelola lembaga pendidikan memastikan kelengkapan dokumen sesuai regulasi dan peraturan perundang-undangan.
“Perbaikan berkas NPHD ini merupakan bagian dari tertib administrasi dan menjadi landasan hukum dalam penyaluran serta pertanggungjawaban dana hibah. Pastikan semua dokumen lengkap dan sesuai ketentuan agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun administratif di kemudian hari,” pungkasnya.
Sinergi Pemkab dan Sekolah Diperkuat
Bupati Maesyal turut mengapresiasi BMPS dan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang yang terus melakukan pendampingan kepada sekolah-sekolah dalam penyempurnaan dokumen NPHD.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, sekolah swasta, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar Program Sekolah Swasta Gratis/Setara berjalan semakin efektif.
“Kita berharap sinergi ini terus diperkuat sehingga Program Sekolah Swasta Gratis/Setara dapat berjalan semakin efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.
RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Parlemen 4 hari yang lalu
Pulitik Jero | 4 hari yang lalu
Patandang | 3 hari yang lalu
Patandang | 1 hari yang lalu
Hukum | 2 hari yang lalu
Patandang | 3 hari yang lalu
Pulitik Jero | 4 hari yang lalu
Patandang | 15 jam yang lalu
Ékobis | 6 hari yang lalu
Peristiwa | 6 hari yang lalu