Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Bahagianya Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat: Untuk Rakyat!

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 12 Januari 2026 | 21:52 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di di 34 Provinsi dan 131 Kabupaten/Kota - Dok. Fb Prabowo -
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di di 34 Provinsi dan 131 Kabupaten/Kota - Dok. Fb Prabowo -

RMBANTEN.COM - Banjarbaru - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rasa bahagia dan haru atas peresmian 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh Indonesia. Ia menegaskan, pendidikan menjadi jalan utama kebangkitan bangsa sekaligus wujud nyata keberpihakan negara kepada rakyat kecil.
 

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo lewat Facebook pribadinya, usai meresmikan Sekolah Rakyat yang kini hadir di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota, sebagai bagian dari langkah berani pemerintah membangun fondasi masa depan Indonesia.
 

Langkah Berani Negara untuk Pendidikan Rakyat
 

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur kementerian, lembaga, dan elemen bangsa yang telah bekerja bersama mewujudkan program Sekolah Rakyat.

“Saya hari ini sangat bahagia. Terima kasih kepada semua unsur, dari semua kementerian dan lembaga, dari semua elemen yang telah bekerja mewujudkan suatu langkah berani. Saya terharu melihat dampak dari pada upaya kita,” ujar Prabowo.
 

Ia menyebut Sekolah Rakyat sebagai harapan baru bagi anak-anak Indonesia yang selama ini terhambat akses pendidikan.
 

166 Sekolah Rakyat, Awal dari Target 500 Sekolah
 

Saat ini, pemerintah telah meresmikan 166 Sekolah Rakyat dengan total 15.954 siswa, didukung 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan.
 

Menurut Presiden, capaian tersebut baru langkah awal. Pemerintah menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029.
 

“Ini merupakan langkah awal. Sasaran kita adalah membangun 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029,” tegasnya.
 

Pendidikan Tinggi Gratis untuk Anak Bangsa
 

Ke depan, Prabowo menegaskan pemerintah tidak hanya membangun sekolah dasar dan menengah, tetapi juga akan membuka fakultas-fakultas kedokteran, teknik, dan bidang strategis lainnya.
 

Seluruh institusi pendidikan tersebut, kata dia, harus terbuka bagi semua anak Indonesia tanpa memandang latar belakang ekonomi.
 

“Mereka harus belajar hingga tingkat tinggi dan ketika masuk, mereka tidak boleh bayar. Negara menyiapkan ini untuk masa depan mereka. Insya Allah ini akan tercapai,” ucap Prabowo.
 

Penghormatan untuk Mensos dan Seluruh Jajaran
 

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Sosial beserta seluruh jajaran, serta kementerian dan lembaga lain yang turut mendukung terwujudnya Sekolah Rakyat.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan program pendidikan kerakyatan tersebut.
 

Pesan Haru untuk Anak-anak Indonesia
 

Presiden juga menyampaikan pesan menyentuh kepada para siswa Sekolah Rakyat. Ia meminta mereka untuk tidak merasa rendah diri karena latar belakang orang tua.
 

“Kepada anak-anakku, jangan kau kecil hati, jangan kau malu, jika orang tuamu hanya buruh, petani. Mereka mulia, mereka bekerja dengan keras, dengan keringat, dengan cara yang halal untuk memperjuangkan masa depanmu,” tutur Prabowo.
 

Ia menekankan, tugas utama para siswa adalah belajar dengan sungguh-sungguh dan selalu menghormati orang tua.
 

“Sekarang tugas kalian adalah belajar dengan semangat, dengan keras, dengan tekun, dan jangan lupa selalu hormati orang tuamu,” pesannya.
 

Pendidikan Kunci Kebangkitan Indonesia
 

Menutup pernyataannya, Presiden Prabowo kembali menegaskan keyakinannya bahwa pendidikan merupakan kunci utama kebangkitan bangsa.
 

“Dengan pendidikan, Indonesia akan bangkit menjadi negara yang lebih baik, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: