Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Penghargaan Darjah Kerabat Johor Diterima Presiden Prabowo, Apa Artinya?

Laporan: Raja Media Network
Senin, 27 Januari 2025 | 19:29 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto, menerima penghargaan Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor),  pada Senin, 27 Januari 2025. [Foto: BPMI Setpres/RMN]
Presiden RI, Prabowo Subianto, menerima penghargaan Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor), pada Senin, 27 Januari 2025. [Foto: BPMI Setpres/RMN]

RMBANTEN.COM - Malaysia - Penghargaan bergengsi Darjah Kerabat Johor Yang Amat Dihormati Pangkat Pertama (D.K I Johor) diterima Presiden RI Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraan ke Malaysia pada Senin (27/1). 
 

Yang di-Pertuan Agong XVII Sultan Ibrahim menyerahkan penghargaan itu kepada Presiden Prabowo di Istana Negara Malaysia.
 

Penghargaan Darjah Kerabat Johor, yang didirikan pada 31 Juli 1886, merupakan salah satu tanda kehormatan tertinggi Kerajaan Johor. Dengan semboyan "Muafakat Itu Berkat" (Concord is a Blessing), penghargaan ini diberikan kepada raja-raja Melayu, kerabat dekat kerajaan, serta pemimpin negara asing yang berjasa dalam mempererat hubungan bilateral.
 

Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu tokoh internasional yang menerima penghargaan ini, menyusul nama-nama besar seperti Presiden Soeharto (1990), Sultan Omar Ali Saifuddien Saadul Khairi Waddien (1960), dan Sultan Hassanal Bolkiah Mu’izzadin Waddaulah (1969).
 

Simbol Persatuan dan Kepemimpinan
 

Darjah Kerabat Johor Pangkat Pertama (D.K I) memiliki nilai simbolis yang mendalam. Tanda jasa ini dilengkapi dengan kalung emas bertuliskan nama Sultan Abu Bakar dalam aksara Jawi, yang mencerminkan kejayaan, persatuan, dan nilai-nilai kepemimpinan. Bintang besar dengan sembilan sudut turut melambangkan kebersamaan dan integritas, nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Kerajaan Johor.
 

Penghargaan atas Diplomasi dan Stabilitas Kawasan
 

Penganugerahan ini merupakan bentuk penghormatan atas kontribusi Presiden Prabowo dalam menjaga stabilitas kawasan serta memperkuat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia. Hubungan kedua negara semakin erat melalui kerja sama di berbagai sektor strategis.
 

Dalam sambutannya, Sultan Ibrahim menyampaikan apresiasi atas peran Indonesia sebagai salah satu mitra utama Malaysia di kawasan Asia Tenggara. 
 

"Penghargaan ini adalah simbol persahabatan dan rasa hormat atas upaya bersama dalam menjaga perdamaian dan kesejahteraan," ujar Sultan Ibrahim.

 

Penerimaan tanda kehormatan ini menegaskan pentingnya kerja sama antara Indonesia dan Malaysia yang diharapkan terus berkembang di masa mendatang.

 

Sumber: BPMI Setpresrajamedia

Komentar: