Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Penataan Sungai Cirarab Tangerang Mulai 12 April, Warga Sepakat!

Laporan: Firman
Sabtu, 11 April 2026 | 05:23 WIB
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid memastikan penataan Sungai Cirarab di Kecamatan Pasar Kemis segera dimulai. - Prokopim Tangerang -
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid memastikan penataan Sungai Cirarab di Kecamatan Pasar Kemis segera dimulai. - Prokopim Tangerang -

RMBANTEN.COM - Tangerang — Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid memastikan penataan Sungai Cirarab di Kecamatan Pasar Kemis segera dimulai. Langkah ini diambil untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di sepanjang aliran sungai.
 

Keputusan itu diambil setelah musyawarah bersama warga dan pemangku kepentingan di Masjid Al-Muhajirin, Pasar Kemis, Jumat (10/4/2026).
 

Warga Bantaran Sungai Setuju Penataan
 

Maesyal mengatakan, hasil musyawarah menyepakati penataan dan penertiban akan dimulai pada Minggu, 12 April 2026.
 

“Seluruh pihak, termasuk warga bantaran Sungai Cirarab, sudah sepakat. Ini dituangkan dalam kesepakatan tertulis,” ujarnya.
 

Ia menyebut, kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya sebelum Ramadan. Pemkab Tangerang, kata dia, mengedepankan pendekatan musyawarah demi kepentingan bersama.
 

Fokus Atasi Banjir dan Normalisasi Sungai
 

Penataan akan dilakukan bertahap, dimulai dari normalisasi aliran sungai untuk memperlancar arus air.
 

Setelah itu, dilanjutkan pembangunan turap (sheet pile) guna memperkuat bantaran sungai.
 

“Normalisasi dulu, lalu penurapan. Ini juga didukung Pemprov Banten,” kata Maesyal.
 

Aktivitas Warga Disesuaikan Sementara
 

Pemkab Tangerang memastikan kegiatan ibadah tetap berjalan selama proses penataan, dengan penyesuaian lokasi jika diperlukan.
 

“Kami tetap menghormati aktivitas ibadah masyarakat. Namun untuk sementara, aktivitas di lokasi penataan akan dialihkan,” ujarnya.
 

Minta Maaf Jika Terganggu
 

Maesyal juga meminta maaf jika proses pengerjaan nantinya menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga.
 

“Ini sementara. Ke depan kita harapkan lingkungan lebih aman, tertata, dan bebas banjir,” katanya.
 

Contoh Berhasil: Perumahan Tangerang Elok
 

Ia mencontohkan penataan di Perumahan Tangerang Elok, Pasar Kemis, yang dinilai berhasil mengurangi banjir.
 

“Setelah ditata, alhamdulillah tidak banjir lagi. Ini bukti kolaborasi pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
 

Dihadiri Lintas Instansi
 

Musyawarah turut dihadiri perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dinas terkait dari Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang, DPRD, camat, lurah, hingga tokoh masyarakat setempat.
 

Pemkab berharap penataan Sungai Cirarab berjalan lancar dengan dukungan semua pihak.rajamedia

Komentar: