Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Panen Raya 200 Kg Patin! Kampung Keramba 22 Gebang Raya Jadi Motor Ketahanan Pangan

Laporan: CAREP-02
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:56 WIB
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono saat panen raya Ikan Patin di Kampung Wisata Keramba 22 Gebang Raya - Foto: Prokopim Kota Tangerang -
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono saat panen raya Ikan Patin di Kampung Wisata Keramba 22 Gebang Raya - Foto: Prokopim Kota Tangerang -

RMBANTEN.COM – Kota Tangerang - Kampung Wisata Keramba 22 Gebang Raya kembali membuktikan diri sebagai salah satu sentra budi daya perikanan unggulan di Kota Tangerang.
 

Dalam panen raya yang digelar Sabtu (1/8/2026), komunitas pembudi daya ikan di kawasan tersebut berhasil memanen 200 kilogram ikan patin, sekaligus menunjukkan potensi besar sektor perikanan dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat.
 

Pemkot Siap Beri Dukungan
 

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas inovasi dan semangat masyarakat dalam mengembangkan budi daya perikanan.
 

Menurutnya, hasil panen tersebut bukan hanya memberikan manfaat ekonomi bagi warga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
 

"Ada hampir 200 kilogram ikan yang bisa dipanen. Tentu ini menjadi kabar baik yang harus terus didukung, termasuk dengan penyediaan sarana dan prasarana agar produktivitasnya semakin meningkat," ujar Maryono.
 

Panen Raya Jadi Tradisi Tahunan
 

Ketua Komunitas Kampung Wisata Keramba 22 Gebang Raya, Muhammad Afendhi, mengatakan panen raya telah menjadi agenda rutin setiap tahun.
 

Tahun ini, kegiatan dikemas lebih meriah dengan melibatkan para pegiat Bank Sampah Kota Tangerang Wilayah Barat dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
 

Kampanye Lingkungan Lewat Daur Ulang
 

Tak hanya memanen ikan, kegiatan juga diisi berbagai aktivitas edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan.
 

Di antaranya fashion show dan pameran hasil karya daur ulang yang dibuat oleh para pegiat bank sampah.
 

Menurut Afendhi, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa ketahanan pangan dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan.
 

"Kami juga mengampanyekan pelestarian lingkungan melalui fashion show dan pameran hasil daur ulang karya para pegiat bank sampah," katanya.

Pangan Tak Bisa Digantikan Mesin
 

Afendhi berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus diperkuat untuk mengembangkan sektor pertanian dan perikanan di Kota Tangerang.
 

Menurutnya, ketahanan pangan harus menjadi perhatian bersama karena merupakan kebutuhan dasar yang tidak tergantikan.
 

"Kami berharap pemerintah dan masyarakat terus bekerja sama mengembangkan produktivitas pertanian dan budi daya perikanan. Pangan tidak akan bisa digantikan dengan mesin," pungkasnya.

Panen raya ini menjadi bukti bahwa kolaborasi masyarakat, komunitas, dan pemerintah mampu menghadirkan manfaat nyata, baik bagi perekonomian warga maupun ketahanan pangan Kota Tangerang.
 

RAJA MEDIA — Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: