Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Orang Tua Waspadai Influenza Tipe A pada Anak

Laporan: CAREP-01
Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:35 WIB
Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni ingatkan orang tua waspada  influenza tipe A pada anak - RMN -
Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni ingatkan orang tua waspada influenza tipe A pada anak - RMN -

RMBANTEN.COM – Kota Tangerang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengingatkan orang tua untuk mewaspadai influenza tipe A pada anak, terutama ketika muncul demam tinggi secara tiba-tiba yang disertai batuk hingga sesak napas.
 

Gejala tersebut perlu mendapat perhatian karena influenza tipe A dapat menimbulkan gejala yang lebih berat dibandingkan batuk pilek atau flu ringan yang umum dialami anak.
 

Flu dan Influenza Tipe A Tidak Sama
 

Istilah “flu” dalam percakapan sehari-hari sering digunakan untuk menyebut batuk pilek atau gejala saluran pernapasan ringan. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh berbagai jenis virus, sehingga tidak otomatis berarti seseorang terkena influenza.
 

Sementara itu, influenza tipe A merupakan infeksi yang secara spesifik disebabkan oleh virus influenza tipe A. Gejalanya dapat menyerupai flu biasa, tetapi pada sebagian penderita dapat muncul lebih mendadak dan berat, seperti demam tinggi, batuk, tubuh lemah, hingga sesak napas.
 

Karena itu, orang tua perlu memperhatikan tingkat keparahan dan perkembangan gejala, bukan hanya menyebut semua keluhan pernapasan sebagai flu.
 

Demam Tinggi Jadi Salah Satu Tanda yang Perlu Diwaspadai
 

Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menjelaskan influenza tipe A disebabkan virus influenza tipe A. Pada tahap awal, gejalanya dapat menyerupai flu biasa, tetapi dapat disertai demam tinggi, batuk, bahkan sesak napas.
 

“Kalau influenza tipe A ada demam tinggi yang tiba-tiba, kemudian bisa disertai dengan batuk atau bahkan mungkin beberapa kasus ada sesak. Ini yang harus menjadi perhatian bagi kita dan umumnya terjadi pada anak-anak,” ujar Dini mengutip laman resmi Pemkot Tangerang, Kamis (1/10/2026).
 

Ia meminta orang tua tidak panik, tetapi tetap peka terhadap perubahan kondisi anak.
 

Kapan Anak Perlu Dibawa ke Fasilitas Kesehatan?
 

Menurut Dini, orang tua perlu segera membawa anak ke fasilitas kesehatan lanjutan apabila flu atau batuk pilek disertai demam tinggi, kondisi tubuh terlihat lemah, gangguan pencernaan, atau batuk yang menyebabkan sesak napas.
 

Influenza tetap dapat ditangani. Penanganan awal umumnya dilakukan secara simptomatis, disertai istirahat yang cukup dan asupan makanan yang baik.
 

“Namun, jika demam tinggi tidak dapat ditangani di rumah maupun fasilitas kesehatan tingkat pertama, pasien perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas rujukan atau rumah sakit,” jelasnya.
 

Edukasi Diperkuat Lewat Puskesmas
 

Dinkes Kota Tangerang terus memperkuat edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui jaringan puskesmas.
 

Informasi disampaikan melalui media sosial puskesmas maupun kanal komunikasi masyarakat, termasuk grup WhatsApp di tingkat RT dan RW.
 

Dinkes juga memastikan tenaga kesehatan serta fasilitas kesehatan rujukan tetap disiapkan untuk mendukung penanganan pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut.
 

Tidak Perlu Panik, Tetap Waspada
 

Dini mengimbau masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menjaga kondisi kesehatan sehari-hari.
 

“Tidak perlu panik, namun tetap waspada. Kalau ada anak-anak yang mengalami influenza atau pilek kemudian demam tinggi, kelihatan lemah, ada gangguan pencernaan, atau batuk yang menyebabkan sesak, jangan ragu membawa anak ke fasilitas kesehatan lanjutan apabila setelah istirahat atau pengobatan di rumah tidak ada perbaikan,” pungkasnya.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: