390 Lansia Kota Tangerang Diwisuda, Belajar Tak Berhenti di Usia Senja
RMBANTEN.COM - Kota Tangerang - Bertambah usia bukan berarti berhenti belajar. Sebanyak 390 warga lanjut usia (lansia) Kota Tangerang menutup satu tahapan pembelajaran melalui Wisuda Sekolah Lansia Angkatan ke-2, Rabu (7/10/2026).
Wisuda digelar di Ruang Al Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, dan dihadiri Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, Wakil Wali Kota serta Sekretaris Daerah Kota Tangerang.
Usia Panjang Harus Diiringi Kualitas Hidup
Sachrudin mengatakan, meningkatnya usia harapan hidup harus diikuti dengan kesehatan, aktivitas, kemandirian, dan kehidupan yang bermakna.
“Yang bertambah bukan hanya usia, tetapi juga pengetahuan, pengalaman, semangat, dan kemampuan untuk tetap menjalani kehidupan dengan baik. Kita tidak hanya ingin masyarakat memiliki usia yang panjang, tetapi juga menikmati kehidupan yang berkualitas,” ujar Sachrudin mengutip laman resmi Pemkot Tangerang.
Ia menyebut Angka Harapan Hidup (AHH) Kota Tangerang meningkat dari 75,50 tahun pada 2024 menjadi 75,83 tahun pada 2025.
Menurutnya, capaian tersebut harus diimbangi dengan perhatian terhadap kualitas hidup lansia agar mereka tetap sehat, aktif, mandiri, dan memiliki ruang untuk bersosialisasi.
Sekolah Lansia Dorong Lansia Tetap Aktif
Pemkot Tangerang melalui DP3AP2KB terus mendorong terciptanya lingkungan yang ramah lansia. Salah satunya melalui Sekolah Lansia yang menjadi ruang belajar sekaligus wadah untuk menjaga produktivitas dan peran sosial kelompok lanjut usia.
“Sekolah Lansia bukan hanya tempat untuk menambah pengetahuan. Ini adalah ruang untuk mempersiapkan masa lanjut usia agar tetap sehat, aktif, mandiri, produktif, dan bermartabat,” kata Sachrudin.
390 Peserta dari 13 Sekolah
Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar menjelaskan, 390 peserta yang diwisuda berasal dari 13 Sekolah Lansia di seluruh kecamatan, dengan masing-masing sekolah mengirimkan 30 peserta.
Pembelajaran dirancang untuk membentuk Lansia Tangguh dengan kurikulum yang mencakup tujuh dimensi kehidupan, yakni spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial kemasyarakatan, profesional-vokasional, serta lingkungan.
Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mendorong lansia menjalani masa tua dengan lebih sehat, mandiri, aktif, dan bermartabat.
RMBANTEN.COM – Kabar Gancnag, bener, Percaya Kajen.![]()
Hukum | 6 hari yang lalu
Ékobis | 5 hari yang lalu
Pulitik Jero | 5 hari yang lalu
Nagara | 3 hari yang lalu
Warta Banten | 1 minggu yang lalu
Patandang | 2 hari yang lalu
Patandang | 6 hari yang lalu
Pulitik Jero | 3 hari yang lalu
Pulitik Jero | 4 hari yang lalu