Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Inflasi Kota Tangerang Naik 2,66 Persen, Harga Cabai Jadi Pemicu

Laporan: CAREP-01
Jumat, 02 Oktober 2026 | 16:32 WIB
Kenaikan inflasi pada September turut dipengaruhi sejumlah komoditas pangan. Cabai merah tercatat mengalami inflasi sebesar 15,69 persen - RMN -
Kenaikan inflasi pada September turut dipengaruhi sejumlah komoditas pangan. Cabai merah tercatat mengalami inflasi sebesar 15,69 persen - RMN -

RMBANTEN.COM – Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menjaga stabilitas perekonomian daerah di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas pangan. Pada September 2026, inflasi Kota Tangerang tercatat 2,66 persen secara tahunan (year-on-year) dan 0,27 persen secara bulanan (month-to-month).
 

Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono mengatakan angka tersebut masih berada dalam rentang terkendali.
 

Inflasi Naik, Masih Terkendali
 

Ruta mengatakan berdasarkan pembaruan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Kota Tangerang meningkat dari 2,29 persen menjadi 2,66 persen.
 

Meski mengalami kenaikan, angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan rata-rata inflasi Provinsi Banten yang mencapai 3,14 persen.
 

“BPS telah merilis update indeks inflasi yang mengalami sedikit kenaikan dari 2,29 persen menjadi 2,66 persen. Meski begitu, angka tersebut masih di taraf stabil bahkan berada dalam rentang terkendali jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata inflasi Provinsi Banten yang mencapai 3,14 persen,” ujar Ruta, melansir laman Pemkot Tangerang, Jumat (2/10/2026).
 

Harga Cabai Melonjak
 

Kenaikan inflasi pada September turut dipengaruhi sejumlah komoditas pangan. Cabai merah tercatat mengalami inflasi sebesar 15,69 persen, disusul cabai rawit 7 persen dan daging ayam ras 4,48 persen.
 

Menurut Ruta, kenaikan harga cabai menjadi salah satu faktor yang memberikan tekanan terhadap inflasi di Kota Tangerang.
 

“Adanya sedikit peningkatan inflasi pada bulan ini dipengaruhi kenaikan sejumlah komoditas pangan, salah satunya harga cabai yang terpantau melonjak di pasar-pasar Kota Tangerang,” katanya.
 

Ia menyebut kondisi pasokan dari daerah pemasok menjadi salah satu faktor yang diperkirakan memengaruhi pergerakan harga komoditas tersebut.
 

Pemkot Perkuat Pemantauan Harga dan Stok
 

Untuk menahan tekanan inflasi, Pemkot Tangerang memperkuat pemantauan terhadap harga, ketersediaan, dan pasokan komoditas pangan di pasar.
 

Pemantauan difokuskan pada sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga, terutama cabai dan daging ayam ras. Pemkot juga mencermati kondisi pasokan dari daerah pemasok guna mengantisipasi gangguan distribusi yang dapat mendorong harga semakin tinggi.
 

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara ketersediaan barang, kelancaran distribusi, dan keterjangkauan harga bagi masyarakat.
 

Jaga Stabilitas hingga Akhir Tahun
 

Pemkot Tangerang akan terus memantau perkembangan harga dan stok pangan hingga akhir tahun. Jika terjadi gejolak pada komoditas tertentu, pemerintah daerah dapat melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga kelancaran pasokan dan stabilitas harga.
 

Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pangan tetap tersedia dengan harga yang terjangkau.
 

RAJA MEDIA – Cepat, Tegas, Terpercaya.rajamedia

Komentar: