Rano Al Fath Puji Kinerja Kapolri Amankan 1 Ton Ketamin dari Kapal Tanker
RMBANTEN.COM — Jakarta — Wakil Ketua Komisi III DPR RI Moh. Rano Alfath mengapresiasi Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersama aparat gabungan yang membongkar dugaan penyelundupan sekitar satu ton ketamin menggunakan kapal tanker MT Global 168 di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara.
Kapal berbendera Mongolia tersebut diamankan melalui operasi gabungan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Petugas turut mengamankan delapan awak kapal.
Rano menilai pengungkapan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam memberantas penyelundupan narkoba melalui jalur laut.
Apresiasi Sinergi Aparat
“Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kapolri atas komitmen dan kesungguhannya dalam memberantas peredaran narkoba,” ujar Rano dalam keterangan tertulis dikutip Senin, Sabtu (26/10/2026).
Politikus PKB dari daerah pemilihan Banten III itu menilai pengungkapan tersebut membutuhkan kemampuan deteksi, analisis intelijen, dan koordinasi lintas instansi yang kuat.
Menurutnya, keberhasilan aparat mengembangkan informasi dari perkara sebelumnya menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi pergerakan kapal yang diduga terlibat penyelundupan.
Kapal Dipantau Sejak Agustus 2026
Berdasarkan penjelasan Kapolri, pemantauan terhadap MT Global 168 telah berlangsung sejak Agustus 2026. Identitas kapal terungkap melalui dokumen docking yang ditemukan dalam pengungkapan kapal lain sebelumnya.
Aparat juga mendalami anomali pergerakan kapal dan indikasi pemadaman sistem identifikasi otomatis atau Automatic Identification System (AIS), yang diduga terjadi ketika berlangsung pemindahan muatan antarkapal di Laut Andaman.
Rano mengapresiasi penyidikan berbasis intelijen tersebut dan mendorong aparat memperkuat pemantauan untuk mengantisipasi perubahan modus operandi sindikat narkoba.
Dorong Jaringan dan Aliran Dana Diusut
Rano menegaskan, keberhasilan penindakan harus dilanjutkan dengan pengusutan menyeluruh terhadap jaringan yang berada di balik dugaan penyelundupan tersebut.
Ia mendorong aparat menelusuri pihak yang mengendalikan, mendanai, memasok, dan menerima barang, termasuk aliran dana yang menopang kegiatan ilegal tersebut.
“Ukuran keberhasilan pemberantasan narkoba juga perlu mencakup kemampuan melumpuhkan pembiayaan, memutus jalur distribusi, dan mencegah jaringan kembali beroperasi,” tegasnya.
Ia juga mendorong penguatan pertukaran informasi lintas negara, pengawasan maritim, dan penelusuran aset yang diduga berasal dari tindak kejahatan.
Penindakan Harus Profesional dan Akuntabel
Rano menilai semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui perlindungan nyata terhadap masyarakat dari ancaman narkoba.
Menurutnya, kepercayaan publik perlu diperkuat melalui saluran pelaporan yang mudah diakses, perlindungan pemberi informasi, serta tindak lanjut laporan secara profesional.
Ia menegaskan, seluruh pihak yang terbukti terlibat harus diproses berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu.
Rano berharap pengungkapan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi Polri, BNN, Bea Cukai, dan lembaga terkait, sekaligus meningkatkan upaya pencegahan, edukasi masyarakat, serta akses rehabilitasi bagi mereka yang membutuhkan.
“Tujuan akhirnya adalah masyarakat yang lebih aman, keluarga yang terlindungi, dan generasi muda yang memiliki kesempatan tumbuh tanpa ancaman narkoba,” pungkasnya.
RAJAMEDIA.CO — Cepat, Tegas, Terpercaya.![]()
Warta Banten 3 hari yang lalu
Gaya Hirup | 1 minggu yang lalu
Peristiwa | 6 hari yang lalu
Patandang | 3 hari yang lalu
Patandang | 3 hari yang lalu
Hukum | 6 hari yang lalu
Ékobis | 6 hari yang lalu
Hukum | 4 hari yang lalu
Ékobis | 3 hari yang lalu
Pulitik Jero | 1 minggu yang lalu