Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Waspada! BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 26–29 Maret

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB
Foto ilustrasi - Repro -
Foto ilustrasi - Repro -

RMBANTEN.COM - Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia pada 26–29 Maret 2026. Kondisi ini dipicu oleh kemunculan Siklon Tropis Narelle di Samudra Hindia barat laut Australia.
 

Dampak Siklon Narelle, Angin Menguat
 

BMKG menjelaskan, keberadaan siklon tersebut memicu peningkatan kecepatan angin di berbagai wilayah perairan Indonesia.
 

Di wilayah utara, pola angin bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 7–21 knot. Sementara di wilayah selatan, angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 8–26 knot.
 

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Sunda, Laut Flores, dan Laut Banda.
 

Gelombang 1,25–2,5 Meter Meluas
 

Kondisi angin tersebut berpotensi memicu gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah wilayah, antara lain:
 

1. Samudra Hindia barat Aceh 

2. Kepulauan Nias dan Mentawai 

3. Perairan Bengkulu dan Lampung 

4. Selatan Banten hingga Jawa Barat 

5. Laut Jawa (barat, tengah, timur) 

6. Laut Flores, Laut Banda, hingga Laut Maluku 

7. Perairan NTB, NTT, dan utara Papua 
 

Gelombang Tinggi 4 Meter di Selatan Jawa
 

BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang lebih tinggi, mencapai 2,5 hingga 4 meter, di wilayah:
 

1. Samudra Hindia selatan Jawa Tengah 

2. DI Yogyakarta 

3. Jawa Timur 

4. Bali 
 

Kondisi ini dinilai berisiko terhadap keselamatan pelayaran, khususnya bagi kapal kecil hingga menengah.
 

Nelayan dan Kapal Diminta Waspada
 

BMKG mengimbau masyarakat, terutama nelayan dan pelaku transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan.
 

Beberapa batas risiko yang perlu diperhatikan antara lain:
 

1. Perahu nelayan: angin >15 knot, gelombang >1,25 meter 

2. Kapal tongkang: angin >16 knot, gelombang >1,5 meter 

3. Kapal ferry: angin >21 knot, gelombang >2,5 meter 
 

Warga Pesisir Diminta Siaga
 

Selain pelayaran, masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir juga diminta tetap siaga terhadap potensi dampak gelombang tinggi.
 

BMKG menegaskan pentingnya memantau informasi cuaca terbaru dan mengikuti arahan otoritas setempat guna menghindari risiko kecelakaan di laut maupun di kawasan pantai.rajamedia

Komentar: