Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

Andra Soni Ajak PERSI Perkuat Layanan, Pacu Program “Banten Sehat”

Laporan: Iyan Sopian
Senin, 12 Januari 2026 | 20:16 WIB
Gubernur Andra Soni saat menggelar dialog interaktif bersama Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Banten di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Senin (12/1/2026). - Biro Adpimpro Banten -
Gubernur Andra Soni saat menggelar dialog interaktif bersama Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Banten di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Senin (12/1/2026). - Biro Adpimpro Banten -

RMBANTEN.COM - Kota Serang - Pemerintah Provinsi Banten terus mengakselerasi peningkatan kualitas layanan kesehatan. Gubernur Banten Andra Soni membuka ruang dialog langsung dengan pengelola rumah sakit se-Banten guna memastikan program “Banten Sehat” berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
 

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Andra Soni saat menggelar dialog interaktif bersama Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Banten di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Senin (12/1/2026).
 

Dialog Strategis, Bukan Sekadar Seremonial
 

Andra Soni menegaskan, pertemuan ini bukan hanya ajang silaturahmi, melainkan forum strategis untuk menyerap aspirasi sekaligus memetakan tantangan nyata yang dihadapi rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
 

“Di Provinsi Banten terdapat 136 rumah sakit. Ini kesempatan berharga bagi saya untuk mendengarkan langsung masukan para direktur rumah sakit terkait implementasi program Banten Sehat ke depan,” ujar Andra Soni.
 

Menurutnya, kebijakan kesehatan yang kuat harus disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan, bukan sekadar laporan administratif.
 

Soroti Dokter Spesialis hingga BPJS
 

Dalam dialog tersebut, sejumlah isu krusial mengemuka. Mulai dari ketersediaan dan pemerataan dokter spesialis, pengembangan pendidikan kedokteran, hingga optimalisasi pelayanan BPJS Kesehatan.
 

Gubernur menilai, komunikasi langsung dengan pelaku layanan kesehatan menjadi kunci agar kebijakan pemerintah daerah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
 

“Masukan dari rumah sakit sangat penting agar kebijakan yang kami ambil tepat sasaran dan berdampak langsung,” tegasnya.
 

Apresiasi Tenaga Kesehatan dan Rumah Sakit
 

Pada kesempatan itu, Andra Soni juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tenaga kesehatan serta manajemen rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta, atas peran strategis mereka menjaga ketahanan kesehatan daerah.
 

Ia secara khusus menyoroti kontribusi besar tenaga kesehatan saat Banten menghadapi pandemi COVID-19.
 

“Kita mampu melewati masa COVID-19 karena kolaborasi yang solid. Bukan hanya rumah sakit pemerintah, tapi juga rumah sakit swasta dan seluruh tenaga kesehatan. Sinergi ini harus terus kita jaga,” ujarnya.
 

PERSI Siap Perkuat Kolaborasi
 

Sementara itu, Ketua PERSI Wilayah Banten, dr. Ediansyah, menyambut positif inisiatif Gubernur Banten yang membuka ruang komunikasi dua arah dengan para pengelola rumah sakit.
 

Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi langkah konkret untuk memperkuat ekosistem kesehatan di Provinsi Banten.
 

“Selain mempererat silaturahmi, Pak Gubernur ingin memastikan dukungan rumah sakit dan mendapatkan masukan objektif agar kolaborasi ke depan semakin baik,” kata dr. Ediansyah.
 

Ia menambahkan, terwujudnya Banten Sehat membutuhkan orkestrasi yang harmonis dari seluruh elemen layanan kesehatan.
 

“Mulai dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, Klinik, hingga Rumah Sakit—baik swasta maupun pemerintah—siap berkolaborasi penuh demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Banten,” pungkasnya.
 

Sumber: bantenprov.go.idrajamedia

Komentar: