Warta Banten

Pulitik Jero

Parlemen

Hukum

Ékobis

Peristiwa

Kaamanan

Nagara

Patandang

Mancanagara

Pamenteun

Galeri

Gaya Hirup

Kabudayaan

Pendidikan

Kaséhatan

Calon Dewan

Info haji

Indeks

500 Imam Masjid Adu Kualitas di Banten, Menag: Imam Adalah Kunci Loyalitas Umat

Laporan: Firman
Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:36 WIB
Menag Nasaruddin Umar saat memberikan keterangan Pers - Foto: Dok. Kemenag -
Menag Nasaruddin Umar saat memberikan keterangan Pers - Foto: Dok. Kemenag -

RMBANTEN.COM — Tangerang — Sebanyak 500 imam masjid dari seluruh Provinsi Banten berkumpul dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Imam Masjid di Masjid Raya Baitul Mukhtar, Kabupaten Tangerang, Jumat (3/7/2026).
 

Ajang yang dikhususkan bagi para imam masjid ini bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur'an. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas kepemimpinan keagamaan sekaligus rangkaian menuju International Grand Imams Conference 2026.
 

Bukan Sekadar Tilawah
 

MTQ Imam Masjid menilai kemampuan peserta berdasarkan tiga aspek utama, yakni ketepatan makhraj atau pelafalan huruf, kekuatan hafalan Al-Qur'an (tahfiz), serta pemahaman kandungan ayat melalui tafsir.
 

Melalui kompetisi tersebut, pemerintah berharap lahir imam-imam yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur'an, tetapi juga mampu menjadi pembimbing umat yang berkualitas.
 

Menag Lantik Pengurus IPIM Banten
 

Dalam kesempatan itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga melantik Pengurus Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Provinsi Banten, sekaligus mengukuhkan jajaran ulama dan Dewan Hakim MTQ.

Menurut Menag, seluruh rangkaian kegiatan di Banten merupakan bagian dari persiapan menuju konferensi internasional para imam masjid dari berbagai negara.
 

"Habis acara ini akan ada seminar yang membahas seperti apa proyeksi imam di masa depan. Semua ini menjadi bagian dari rangkaian menuju International Grand Imams Conference," ujarnya.
 

Imam Masjid, Tokoh Paling Dipercaya Masyarakat
 

Menag menegaskan, pembinaan imam masjid menjadi salah satu strategi penting dalam membangun kehidupan sosial masyarakat.
 

Menurutnya, imam merupakan figur yang memiliki tingkat kepercayaan dan loyalitas paling tinggi di tengah masyarakat karena hadir memimpin salat lima waktu setiap hari.
 

"Kalau ingin membangun loyalitas masyarakat, kuncinya ada pada imam-imam masjid. Karena mereka adalah pemimpin formal umat yang paling dekat dengan masyarakat," tegas Nasaruddin.
 

Ia menilai, semakin profesional seorang imam, semakin besar pula kontribusinya terhadap keberhasilan pembangunan di daerah.
 

Diplomasi Keagamaan Dimulai dari Masjid
 

Kementerian Agama juga ingin menjadikan imam sebagai ujung tombak diplomasi keagamaan yang mampu menyebarkan nilai-nilai Islam yang damai, moderat, dan membawa persatuan.
 

Karena itu, penguatan organisasi IPIM dinilai penting agar pembinaan imam dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
 

Pemprov Banten Dukung Penuh
 

Gubernur Banten Andra Soni memastikan Pemerintah Provinsi Banten mendukung penuh pelaksanaan MTQ Imam Masjid maupun penyelenggaraan International Grand Imams Conference.
 

Menurutnya, masjid harus terus diperkuat sebagai pusat kegiatan masyarakat, pusat informasi, sekaligus pusat peradaban umat.
 

"Provinsi Banten mendukung penuh kegiatan ini. Kami ingin masjid menjadi pusat aktivitas masyarakat, pusat informasi, dan pusat peradaban sehingga kemakmurannya dapat terus terjaga," ujar Andra.
 

Didukung Berbagai Mitra
 

Selain Pemerintah Provinsi Banten, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Yayasan Muslim Sinar Mas sebagai mitra strategis pembinaan imam masjid.
 

Acara turut dihadiri para penyuluh agama dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten, ulama, Dewan Hakim MTQ, serta ratusan imam masjid dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
 

RAJA MEDIA | Banten Religirajamedia

Komentar: