Tablig Akbar HUT ke-26 Banten Bersama Ustaz Das’ad Latif, Andra Soni Tekankan Teladani Akhak Rosul
Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:43 WIB
Ustaz Das’ad Latif menjadi penceramah di Tablig Akbar HUT ke-26 Banten - Biro Adpimpro Banten/RMB -
RMBANTEN.COM – Serang – Gubernur Banten Andra Soni menghadiri Tablig Akbar peringatan Hari Jadi ke-26 Provinsi Banten di halaman Masjid Agung Banten Lama, Kota Serang, Sabtu (3/10/2026). Didampingi Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni dan jajaran Forkopimda, Andra Soni mengikuti tausiah yang disampaikan Ustaz Das’ad Latif, pendakwah nasional yang dihadirkan Pemprov Banten dalam rangkaian HUT ke-26.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda utama peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten yang mengusung tema “Banten Bergerak, Maju Berdampak.”
Kehadiran Andra Soni bersama Tinawati Andra Soni dan jajaran Forkopimda menambah semarak Tablig Akbar yang digelar di kawasan bersejarah Kesultanan Banten.
Sebelumnya, Pemprov Banten telah menyampaikan bahwa Tablig Akbar menghadirkan Ustaz Das’ad Latif sebagai penceramah. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB di Masjid Agung Banten Lama.
Pesan Andra Soni: Perkuat Ukhuwah
Kehadiran Andra Soni dalam kegiatan keagamaan tersebut sejalan dengan pesan yang sebelumnya ia sampaikan dalam Tablig Akbar Maulid Nabi di Buaran, Tangerang Selatan.
Saat itu, Andra mengajak masyarakat menjadikan momentum keagamaan sebagai ruang memperkuat silaturahmi, menambah ilmu, dan menebarkan manfaat.
“Semoga pertemuan yang penuh keberkahan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, menambah ilmu, serta semakin menguatkan semangat kita untuk terus menebarkan kebaikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Andra Soni.
Andra juga mengajak masyarakat meneladani Rasulullah SAW melalui empat sifat utama, yakni siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah.
Das’ad Latif Isi Tausiah
Ustaz Das’ad Latif dikenal sebagai pendakwah yang menyampaikan materi keagamaan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam Tablig Akbar Maulid Nabi sebelumnya di Buaran, ia mengajak masyarakat menjalani kehidupan sesuai kemampuan, tidak memaksakan gaya hidup di luar kemampuan, serta menyeimbangkan kesabaran, doa, dan ikhtiar.
“Mari kita hidup sesuai kemampuan kita. Jangan memaksakan diri hidup di luar kemampuan karena pada akhirnya justru menjadi beban,” pesan Das’ad Latif dalam kegiatan tersebut.
Untuk acara di Banten Lama, kehadiran Das’ad Latif menjadi bagian dari konsep peringatan HUT Banten yang dikemas sederhana namun melibatkan masyarakat secara langsung.
HUT Banten di Kawasan Bersejarah
Pemilihan Masjid Agung Banten Lama sebagai lokasi Tablig Akbar mempertemukan momentum hari jadi provinsi dengan kawasan yang memiliki nilai sejarah dan keagamaan kuat.
Sebelum menghadiri rangkaian kegiatan tersebut, Andra Soni juga melakukan ziarah ke makam Sultan Maulana Hasanuddin dan bersilaturahmi dengan pengurus Kenadziran Banten Lama KH Sadeli. Dalam kesempatan itu, Andra secara khusus memohon doa para ulama agar Banten mendapat keberkahan dan mampu mengoptimalkan seluruh potensi daerah.
Rangkaian tersebut memperlihatkan bahwa peringatan HUT ke-26 Banten tidak hanya dikemas sebagai seremoni, tetapi juga diisi dengan kegiatan keagamaan, sejarah, budaya, dan silaturahmi bersama masyarakat.